sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Mahasiswa Papua tolak kunjungan Lukas Enembe dan Khofifah

Kedatangan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) ditolak oleh penghuni.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Selasa, 27 Agst 2019 23:39 WIB
Mahasiswa Papua tolak kunjungan Lukas Enembe dan Khofifah

Kedatangan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) ditolak oleh penghuni asrama.

Awalnya protokol Pemprov Papua meminta izin ke penghuni AMP agar Gubernur Lukas dan Khofifah diijinkan masuk. Namun, penghuni AMP menolak kedatangannya. 

"Gubernur Papua ini datang. Bisakah minta tolong," ujar salah satu protokol Pemprov Papua ketika meminta izin ke penghuni asrama, Selasa (27/8) petang.

Mahasiswa yang ada di dalam berangsur-ansur keluar menuju ke pagar. Namun, mahasiswa menolak menemuinya dan kelihatan ada yang membawa kursi. Spanduk lama yang bertuliskan ‘Siapapun yang Datang, Kami Tolak’ tetap terlihat terpasang di pagar asrama.

"Kau tidak baca tulisan di luar. Baca! Baca!" teriak penghuni AMP.

Protokol pun menyampaikan bahwa yang datang adalah Gubernur Papua dan Mama gubernur (istri Gubernur Lukas).

"Mama gubernur ini," kata seorang ajudan gubernur sambil melambaikan tangan kepada penghuni.

Teriakan-teriakan dari dalam pagar AMP terdengar kata ‘Papua merdeka, Papua merdeka’. Sempat terjadi lemparan kerikil dari arah dalam asrama. 

Sponsored

“Kami monyet, kami bukan manusia,” teriak mahasiswa.

Mengingat situasi dianggap kurang nyaman, Khofifah, Lukas Enembe dan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan masuk ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi.

Spanduk baru terlihat dibentangkan di pagar depan asrama yang bertuliskan ‘Lepas Garuda dan Referendum is Solution’.

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan menegaskan, Gubernur Lukas akan menjadwalkan kembali ke AMP. Rombongan bukan ditolak, namun terjadi miss komunikasi.

"Ini ada miss komunikasi, bukan tidak berhasil. Rombongan terlalu banyak terjadi miss komunikasi," kata Luki.