sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Masyarakat diminta galang bantuan untuk lawan pandemi Covid-19

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 30 Mar 2020 15:12 WIB
Masyarakat diminta galang bantuan untuk lawan pandemi Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Upaya penanganan pandemi Covid-19 dinilai tak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah. Sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo menilai, masyarakat perlu saling bergandengan tangan untuk membantu masyarakat lain yang terdampak wabah coronavirus.

"Kita perlu melakukan penggalangan solidaritas konkret. Situasi dengan kita didorong untuk tinggal di rumah agar tak tertular, agar menghindari kerumunan, tetapi ada dampak ekonomi buat saudara kita, terutama yang kebetulan setiap hari dia menggantungkan kepada income yang bersifat harian," kata Imam di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/3).

Karena itu dia mengajak masyarakat membuat gerakan untuk membantu para pekerja harian. Menurutnya, bantuan dapat diberikan  dalam bentuk uang maupun sembako.

Bantuan tersebut diyakini akan membantu kehidupan mereka mengingat kebijakan bekerja di rumah yang digaungkan pemerintah, membuat masyarakat kecil, terutama pekerja harian, kehilangan pendapatan untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Pengorganisasian bantuan dianggap menjadi langkah utama untuk memberikan bantuan tersebut.

"Tanpa solidaritas itu, maka akan jatuh juga korban-korban yang lain, yaitu berupa kelaparan-kelaparan," ujar Imam.

Imam juga mengajak masyarakat membantu tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Dalam kondisi seperti ini, tenaga medis menjadi ujung tombak untuk melindungi masyarakat. Namun hal itu dilakukan dengan penuh risiko karena tenaga medis menjadi rentan terinfeksi virus yang sama dengan pasiennya. 

Bagi dia, bantuan berupa alat pelindung diri atau APD bagi tenaga medis menjadi hal prioritas saat ini. Hal itu lantaran banyak tenaga medis yang sudah berguguran untuk menyelamatkan pasien Covid-19.

"Oleh karena itu, mari kita memberikan APD secukupnya untuk para dokter, perawat, dan bahkan para petugas kebersihan rumah sakit, satpam, maupun supir yang bekerja," ujar Imam.

Sponsored

Selain itu, masyarakat juga dapat membantu tenaga medis dengan menjalankan instruksi pemerintah dalam menangani penyebaran coronavirus. Salah satunya ihwal physical distancing atau menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain.

"Upaya pencegahan menjadi prioritas. kalau seandainya kita gagal melakukan pencegahan, maka kita akan dilanda oleh tsunami pasien-pasien, dan rumah sakit akan penuh. Fasilitas kesehatan tidak akan mampu menampung pasien yang berdatangan," ucapnya.

Karena itu, Imam berharap masyarakat dapat saling mengingatkan terkait hal ini. Setiap individu, kata dia, memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengimbau antar sesama. 

Sejauh ini telah cukup banyak bantuan yang digalang sejumlah masyarakat untuk menangani coronavirus di tanah air. Salah satunya dilakukan oleh jurnalis Najwa Shihab melalui Narasi miliknya.  

Penggalangan bantuan dilakukan dengan menggelar konser musik bertajuk #dirumahaja. Donasi dikumpulkan melalui laman kitabisa.com yang bisa diakses siapa pun. Hingga Senin (30/3), nilai dana yang sudah terkumpul mencapai Rp 10.769.540.169 dari target Rp 15 miliar.

Hingga Minggu (29/3), total pasien positif Covid-19 di Indonesia mencapai 1.285 orang. Pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 64 orang, sementara yang meninggal dunia sebanyak 114 orang.

Berita Lainnya