sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menag Yaqut-Ilham Habibie jajaki ide Madrasah 4.0

Madrasah 4.0 akan mentransformasi dan meningkatkan keterampilan guru untuk menjawab kebutuhan masa depan.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Rabu, 15 Sep 2021 16:27 WIB
Menag Yaqut-Ilham Habibie jajaki ide Madrasah 4.0

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, bersama Chairman Orbit Future Academic, Ilham Akbar Habibie, mendiskusikan rencana kerja sama pengembangan madrasah ke depan. Tujuannya, siswa madrasah memiliki kemampuan beradaptasi dan bertahan pada masa-masa masa mendatang. 

Menag Yaqut sepakat penguasaan teknologi menjadi kunci bagi kesuksesan generasi madrasah di masa depan. Itu disampaikannya saat berdiskusi secara virtual tentang Madrasah 4.0 dengan Ilham.

"Kementerian Agama diberikan tantangan oleh Presiden Jokowi, bagaimana caranya agar siswa jangan sekadar sekolah kemudian mendapat ijazah, tapi ujungnya hanya menambah deretan pencari kerja," ucapnya, Rabu (15/9).

Berdasarkan hasil diskusi tersebut, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, 50% pekerjaan rumah Kementerian Agama (Kemenag) sudah dapat diselesaikan. "Saya menyambut baik konsep Madrasah 4.0 yang diungkapkan Pak Ilham."

Pada kesempatan sama, Ilham memaparkan rencana Orbit Future Academic mengembangkan program Madrasah 4.0 bersama Kemenag. "Transformasi pendidikan harus segera dilakukan untuk menyiapkan anak-anak kita," jelasnya, menyitat situs web Kemenag.

"Transformasi yang harus kita lakukan jangan hanya bagaimana siswa kita menjadi konsumen teknologi. Sebaliknya, mereka harus mampu mengembangkan bahkan menciptakan teknologi," ungkap putra Presiden ke-3 RI, BJ Habibie ini. 

Ilham menerangkan, Madrasah 4.0 akan mentransformasi dan meningkatkan keterampilan guru untuk menjawab kebutuhan masa depan. Pihaknya pun menggandeng sejumlah mitra, seperti Microsoft, Intel, dan AWS.

Presiden Director Orbit Ventura Indonesia, Sachin Gopalan, menambahkan, program Madrasah 4.0 dapat dilakukan secara bertahap pada madrasah-madrasah proyek percontohan (pilot project). 

Sponsored

"Pilot project ini sangat simpel. Selanjutnya untuk mempercepat program ini, ada skalabilitas. Untuk melihat ini, kita akan memanfaatkan artificial intelligent yang kita punya," paparnya.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, M. Ali Ramdhani, menyambut baik rencana tersebut. "Ini salah satu kabar baik bagi madrasah. Kami ingin anak-anak madrasah dapat memiliki cara pikir global, dan bertindak untuk lokal," ungkapnya.

Dirinya berjanji akan menindaklanjuti diskusi dengan pertemuan guna membicarakan hal-hal teknis. "Semoga kita bisa berkerja sama untuk mewujudkan Madrasah 4.0," tutupnya.

Berita Lainnya