sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menhub: Hindari macet Tol Cipali 1 Januari 2020

Menhub memprediksi akan terjadi puncak kepadatan arus lalu lintas di Tol Cipali pada 1 Januari 2020.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 24 Des 2019 20:24 WIB
Menhub: Hindari macet Tol Cipali 1 Januari 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat yang mudik atau berlibur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, untuk tidak melintasi Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada 1 Januari 2020. Pasalnya, dia memprediksi akan terjadi puncak kepadatan arus lalu lintas pada waktu tersebut.

Untuk itu, dia menyarankan kepada masyarakat dapat mengatur waktu untuk melintas ruas jalan tersebut. Sebab, jika tidak akan terjadi kepadatan lalu lintas di ruas Tol Cipali.  

"Di Cipali saya mengimbau jangan tanggal 1 (Januari 2020) pulangnya. Jadi ada spreding waktu orang itu pulang. Karena kalau tanggal 1 itu, karena libur terakhir, itu akan masalah," kata Budi saat ditemui di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (24/12).

Meski demikian, Budi mengklaim, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana jika terjadi kemacetan di tol Cipali. Salah satunya, penambahan layanan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Kami juga siapkan alat-alat, seperti Pertamina dan segala macem itu sudah kita siapkan," ucap dia.

Namun, dia pesimistis jika layanan tersebut tak sebanding dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan. Baginya, sebesar apapun fasilitas yang telah disediakan akan mengalami kekurangan jika tingkat permintaan jauh lebih tinggi.

Karena itu, menurut hemat Budi, manajemen waktu amat penting bagi masyarakat untuk dapat menghindari Tol Cipali pada 1 Januari 2020.

"Kan lebih enak sampai Jakarta 9 jam tetapi tanggal 30 atau 29 (Desember 2019). Dari pada, tanggal 1 harus tiba 15 jam. Ini suatu analisa yang lalu terjadi. Last minute, mau pulang gitu. Jadi kalau mau makan soto, di Jakarta saja," tutur dia.

Sponsored

Selain SPBU, Budi juga telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memecah padatnya arus lalu lintas di Tol Cipali. "Pertama, ada one way, kalau padat sekali one way. Tetapi, kalau tidak begitu padat, ada contraflow," ucapnya.

Namun demikian, Budi mengaku, pengambil keputusan terhadap rekayasa itu berada di tangan petugas kepolisian. Dia menyampaikan, dirinya hanya mememberikan rekomendasi kepada pemangku kebijakan lalu lintas.

"Jadi, kalau (rekayasa lalu lintas) itu saya harus lapor ke Kakorlantas. 'Kakorlantas ini masukannya, bapak silahkan putuskan'. Tetapi, diskresi bisa dilakukan setiap jam," tutup Budi.

Berita Lainnya