logo alinea.id logo alinea.id

Menhub imbau pemudik pulang saat arus balik 7 atau 10 Juni

Puncak arus balik kendaraan yang mengarah ke Jakarta akan terjadi pada Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6).

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Kamis, 06 Jun 2019 15:54 WIB
Menhub imbau pemudik pulang saat arus balik 7 atau 10 Juni

Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus balik kendaraan yang mengarah ke Jakarta akan terjadi pada Jumat (8/6) dan Sabtu (9/6). Untuk itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau kepada pemudik agar kembali ke daerah asal pada Jumat (7/6) atau Senin (10/6).

"Saya menyarankan kepada pemudik untuk pulang ke tempat kerja masing-masing pada tanggal 7 Juni atau 10 Juni," ujar Budi Karya di Jakarta, Rabu (5/6).

Budi mengatakan imbauan tersebut dikeluarkan agar pemudik dapat menghindari kemacetan saat puncak arus balik pada tanggal 8-9 Juni, serta mempertimbangkan kondisi pemudik yang sudah letih.

"Saya lagi ingin menginformasikan kepada pemudik untuk mampir-mampir ke daerah-daerah di sekitar jalan tol, karena kita juga punya masalah dengan rest area," katanya. 

Sebelumnya, Budi memprediksikan puncak arus balik kendaraan yang mengarah ke Jakarta akan terjadi pada Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6). Rentang waktu arus balik tahun ini juga diprediksi lebih pendek daripada saat arus mudik.

Untuk itu, Menhub mengimbau agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan baik untuk melakukan perjalanan pada arus balik, agar tidak terjadi penumpukan di satu waktu tertentu.

Budi menjelaskan, saat ini pihaknya bersama-sama dengan Korlantas Polri dan pihak-pihak terkait lainnya tengah menyiapkan strategi penanganan pada arus balik Lebaran.

Di sisi lain, Budi Karya juga mengusulkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk menonaktifkan sementara Gerbang Tol Palimanan selama arus balik.

Sponsored

"Satu lagi yang saya ingin usulkan kepada Menteri PUPR yakni Gerbang Tol Palimanan kalau bisa jangan ada (dinonaktifkan), mengingat gerbang tol ini menjadi penyebab kemacetan sepanjang tiga kilometer saat arus mudik," tuturnya.

Budi meminta kepada Kementerian PUPR, dalam hal ini Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), untuk menonaktifkan Gerbang Tol Palimanan hanya selama tiga hari saat arus balik Lebaran yang dimulai pada Jumat (7/6) hingga Minggu (9/6).

"Saya cuma minta tiga hari saja, tanggal 7,8 dan 9 Juni setelah itu kembali normal. Kalau mengenai pendapatan bisa dari jalan tol yang lain, tinggal sharing saja," ujar Budi Karya.

Puncak arus balik penerbangan

Sementara itu, puncak arus balik lebaran di Bandara Soekarno - Hatta Tangerang Banten diprediksi akan terjadi pada hari Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6).

Chief Of Officer Incharge Bandara Soekarno – Hatta Chairul menuturkan banyak penumpang memilih pulang di akhir pekan karena awal pekan depan sudah mulai aktif kembali bekerja.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang tersebut, pengelola Bandara Soekarno - Hatta akan menyediakan beberapa sarana pendukung seperti troli, petugas informasi dan juga moda transportasi massal berupa bus dan kereta bandara.

"Kita sudah siapkan berbagai sarana pendukung untuk puncak arus balik pada akhir pekan ini yang diprediksi akan terjadi," ujarnya.

Sementara, Chairul bisa memastikan jumlah penumpang pada arus balik tersebut. Sebab, ada penumpang yang juga memilih pulang lebih awal dan menghindari pada akhir pekan. "Nanti pendataan akan kami lakukan setiap waktu," ujarnya.

Posko Idul Fitri Bandara Soekarno - Hatta akan terus mencatat jumlah penumpang mudik Lebaran sejak H-7 hingga H+7.

Sementara itu, jumlah penumpang di Bandara Soekarno - Hatta Tangerang Banten selama kurun waktu dari H-7 hingga H-1 tercatat sebanyak 1.206.253 penumpang.

Sementara itu, untuk jumlah pesawat yang dioperasikan selama kurun waktu yang sama yakni H-7 hingga H-1 mencapai sembilan ribu pesawat dengan rata - rata setiap hari sebanyak 1.000 penerbangan. (Ant)

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Terimakasih Bapak Presiden @jokowi, tahun 2019 merupakan suatu pembuktian bahwa pembangunan infrastruktur sangat berguna bagi masyarakat dari kota ke kota. Terbukti perjalanan mudik tahun ini dari jakarta ke semarang 6 jam, Jakarta ke Solo 8 jam, Jakarta ke Surabaya kurang dari 10 jam. Hal yang sangat menggembirakan terutama bagi pemudik. Masyarakat puas karena mudik tahun ini lancar. Saya mengapresiasi kerjasama @Kemenhub151, TNI, Polri, Kemen PUPR, Kenenkes, Kemen BUMN, Pertamuna dengan Pemda yang turut membantu kelancaran mudik. Mereka bekerja dengan baik seperti tidak terjadi kemacetan di pasar tumpah, bahkan wilayah pantura Nagrek yang biasanya macet, kemarin ini lancar; kalianget madura tahun lalu banyak pemudik terkendala sekarang lancar. Ada suatu data yang signifikan yaitu angka kecelakaan menurun drastis mencapai 60% dibandingkan tahun lalu. Artinya isu-isu yang telah kita upayakan agar mudik berjalan lancar dan safety itu berhasil. -BKS

A post shared by Budi Karya Sumadi (@budikaryas) on