logo alinea.id logo alinea.id

Menhub tekan tarif angkutan libur natal dan tahun baru

Menhub Budi juga menjamin terkait kelancaran laju transportasi selama masa libur nasional tersebut berlangsung.

Soraya Novika Rakhmad Hidayatulloh Permana
Soraya Novika | Rakhmad Hidayatulloh Permana Selasa, 27 Nov 2018 12:56 WIB
Menhub tekan tarif angkutan libur natal dan tahun baru

Pemerintah memastikan akan berupaya keras menekan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan angkutan transportasi mudik selama libur Natal dan Tahun Baru 2019.  

"Untuk harga tentu kami upayakan tekan, sejauh tidak melampaui batas bawah dan batas harga yang ditetapkan," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai mengisi sambutan dalam acara Forum Komunikasi Kelitbangan Kementerian Perhubungan di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Selasa (27/11).

Di samping itu, Menhub Budi juga menjamin terkait kelancaran laju transportasi selama masa libur nasional tersebut berlangsung.

"Kalau persiapan liburan, dua sektor yang paling krusial itu kan udara dan darat, khususnya mudik. Kita sudah mengatur kapan libur dan sebagainya dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat juga sudah membuat konsepnya terkait hal itu," ungkapnya.

Untuk memastikan target komitmen tersebut terlaksana secara optimal, Kementerian Perhubungan rencananya akan mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan terkait pekan depan.

Kampanye aman 

Sementara Kementerian Perhubungan bersama Go-Jek dan Queenrides serukan pentingnya kesalamatan berkendara melalui kegiatan safety riding workshop di hadapan para mitra driver Go-Jek.

"Ini adalah satu program dari Queenrides bersama Go-Jek tentang safety. Safety itu penting sekali untuk dikampanyekan, dipikirkan, dilakukan sehingga angka kecelakaan itu turun," kata Menteri Perhubungan Budi Karya, di Kantor Go-Jek, Selasa (27/11) 

Sponsored

Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi langkah kecil untuk memulai kampanye keselamatan berkendara terhadap perempuan dengan skala yang lebih massif lagi. 

Sedangkan, Chief Public Policy and Goverment Relations Go-Jek Shinto Nugroho mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Go-Jek terhadap prinsip keselamatan berkendara.

"Sejak awal telah menjadi komitmen Go-Jek untuk terus mengedepankan keselamatan dan keamanan mitra driver serta penumpang. Pelatihan keselamatan berkendara yang kami adakan bersama Kemenhub dan Queenrides ini merupakan bentuk komitmen tersebut," kata dia. 

Pelatihan ini juga bertujuan untuk menghilangkan keraguan penumpang terhadap kemampuan driver perempuan. Apalagi driver berdasarkan data internal Go-Jek, cancellation rate mitra driver perempuan lebih tinggi 2,7% ketimbang driver laki-laki. Artinya driver perempuan lebih sering mendapatkan cancel dari penumpang. 

"Persepsi seperti ini bisa berpengaruh pada kesempatan mitra driver perempuan dalam mendapatkan pendapatan. Padahal mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang mumpuni dalam mengendarai motor dengan aman serta menjaga keselamatan penumpang," kata dia. 

Setidaknya, pelatihan ini diikuti oleh 100 mitra driver perempuan Go-Jek. Melalui pelatihan ini para peserta akan mendapatkan pemahaman terkait keselamatan berkendara dan pemakaian atribut saat berkendara.