sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menkes ungkap alasan manajemen RS potong insentif nakes

Pemangkasan insentif nakes dilakukan atas kesepakatan bersama.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 25 Feb 2021 12:59 WIB
Menkes ungkap alasan manajemen RS potong insentif nakes
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes) di sejumlah rumah sakit, yakni dialokasikan untuk bantuan pembayaran bagi pertugas yang terlibat dalam tangani pasien Covid-19, namun tidak terdaftar sebagai penerima insentif.

"Nah, mungkin ada RS yang merasa bahwa yang membantu lebih banyak. Misalnya sopir-sopir ambulans, tenaga pemakaman, cleaning service, kemudian yang layani makanan atau petugas laundry yang selama ini belum terdaftar secara resmi," kata Budi, di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2).

Hal itu diketahui Budi setelah mendengar aspirasi langsung dari sejumlah pihak rumah sakit. Pemotongan itu, lanjutnya, dilakukan atas kesepakatan pihak rumah sakit bersama.

"Jadi, beberapa rumah sakit yang saya tahu, berdiskusi kemudian memutuskan, yuk kita sebagaian uang yang didapat insentif itu dibagi juga kepada teman-teman yang juga bekerja terkespos terhadap Covid-19, tetapi memang secara definisi tidak mendapat insentif," tutur Budi.

"Saya melihat beberapa rumah sakit seperti itu. Niatnya baik, tinggal tata cara prosedurnya yang dibikin lebih transparan," imbuhnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberabtasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya informasi pemotongan insentif nakes oleh manajemen RS.

Menurut Pelaksana tugas Juru Bicara bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding, besarannya hingga 70%. Ipi menjelaskan, instentif nakes yang dipotong, oleh manajemen RS diduga diberikan kepada nakes atau pihak lain yang tidak berhubungan langsung dengan penanganan pasien Covid-19.

"KPK menerima informasi terkait adanya pemotongan insentif nakes oleh pihak manajemen RS dengan besaran 50% hingga 70%," ujarnya secara tertulis, Selasa (23/2).

Sponsored
Berita Lainnya

Ngotot mudik, kasus Covid-19 akan meroket

Kamis, 15 Apr 2021 19:09 WIB

Apple Pencil generasi ke-3 akan hadir April

Jumat, 16 Apr 2021 09:47 WIB

Pakar dukung penegakan aturan larangan mudik

Jumat, 16 Apr 2021 08:15 WIB