sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Mimpi Prabowo bikin pesawat tempur teknologi tinggi gandeng Korea

Proyek pembuatan pesawat tempur berteknologi tinggi bekerja sama dengan Korea Selatan sudah direncanakan sejak lama.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Rabu, 06 Nov 2019 07:07 WIB
Mimpi Prabowo bikin pesawat tempur teknologi tinggi gandeng Korea

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mulai memperhitungkan pentingnya merealisasikan proyek kerja sama pesawat tempur Korean Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KFX/IFX) yang telah mulai digaungkan sejak beberapa tahun lalu.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono, mengatakan Kemenhan di bawah kepemimpinan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto tengah mengkaji ulang pentingnya pengadaan pesawat tempur berteknologi tinggi di Tanah Air.

“Khusus KFX/IFX itu kami sedang dalami lah, kami pelajari. Sebetulnya manfaatnya, kita dapat apa juga, itu kan penting. Karena itu kan teknologi tinggi,” kata Trenggono di kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11).

Kendati demikian, Trenggono tidak menjelaskan hal-hal apa yang membuat semua itu penting untuk direaliaasikan. Namun demikian, ia mengatakan hal tersebut agar Indonesia bisa dipandang menjadi negara yang lebih kuat. 

Kajian demi kajian tengah dilakukan. Misalnya ihwal pengadaan, biaya kerja sama, serta level kemampuan operasionalnya. Ia menegaskan, semua itu perlu didalami lagi secara teliti.

“Tapi ini masih dalam proses pertimbangan dan kajian. Karena yang namanya pesawat tempur itu tidak sembarangan juga loh. Nah, di level mana kita nanti dan kita sampai punya kemampuan seperti apa, itu juga. Karena nilainya mahal. Sampai US$2 miliar,” paparnya.

Saat ditanyai apakah proyek ini akan kelar di era Prabowo, Trenggono tidak mau berandai-andai. Pasalnya, hingga sekarang proyek tersebut masih ada dalam level purwarupa.

Untuk diketahui, proyek pengembangan pesawat tempur KFX/IFX sempat tertunda medio 2009. Kemudian, pada 7 Januri 2016, Indonesia dan Korea Selatan menandatangani cost share agreement.

Sponsored

Terdapat tiga fase pembuatan KF-X/IF-X. Pertama, yakni pengembangan teknologi atau pengembangan konsep, pengembangan rekayasa manufaktur atau pengembangan prototipe, dan proses produksi massal.

Targetnya, pada tahun 2020 pesawat tempur sudah bisa diproduksi dan pada 2025 diharapkan sudah bisa beroperasi.