sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mudik dilarang, mobil tinggalkan Jakarta malah meningkat

Tercatat ada 25.797 kendaraan roda empat pada 22 April

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 23 Apr 2020 17:16 WIB
Mudik dilarang, mobil tinggalkan Jakarta  malah meningkat

Polda Metro Jaya mencatat adanya peningkatan jumlah kendaraan ke luar Jakarta sejak diumumkannya pelarangan mudik oleh Presiden Jokowi, Selasa (22/4).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo mengungkapkan, pada 21 April 2020, kendaraan roda empat yang keluar Jakarta melalui gerbang tol sebanyak 18.753. Kemudian, pada 22 April 2020 tercatat ada 25.797 kendaraan atau naik 27%.

"Berdasarkan catatan kami di Gerbang Tol Cikampek Utama terjadi kenaikan volume arus kendaraan sebanyak 27%," tutur Sambodo dalam keterangan resminya, Kamis (23/4).

Sambodo memang tidak dapat memastikan kendaraan tersebut adalah pemudik. Namun, untuk mengatisipasi hal itu aparat kepolisian akan segera memberlakukan penyekatan jalan sejak malam nanti untuk mencegah pergerakan para pemudik.

"Saya belum tahu pasti, apakah kenaikan jumlah kendaraan itu terkait larangan mudik atau bukan," ujarnya.

Diketahui, Presiden Jokowi telah mengumumkan larangan mudik lebaran 2020, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. 

"Pada hari ini saya sampaikan bahwa mudik semuanya akan kita larang. Oleh karena itu saya minta persiapan yang berkaitan dengan ini mulai disiapkan," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas secara online, Selasa (22/4).

Presiden Jokowi sebelumnya hanya menekankan larangan mudik untuk aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, dan TNI-Polri. Keputusan terbaru ini diambil berdasarkan hasil survei dari Kemenhub.

Sponsored

"Dari hasil survei Kemenhub yang tidak mudik 68%, yang tetap mudik 24%, yang sudah mudik 7%. Artinya masih ada angka yang sangat besar yaitu 24% tadi," jelas mantan Wali Kota Solo itu. 

Pertimbangan lainnya adalah, pemerintah sudah mulai mendistribusikan bantuan sosial ke masyarakat. Insentif ini seharusnya bisa mencegah masyarakat untuk mudik.

"Minggu ini Bansos tunai sudah dikerjakan, dari sinilah kemudian saya ingin mengambil sebuah keputusan," pungkas Jokowi.

Berita Lainnya