sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Negatif, RSPI pulangkan satu WNA suspect coronavirus

Keputusan pemulangan dilakukan setelah pasien tersebut menjalani dua kali pemeriksaan dengan hasil negatif.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Kamis, 05 Mar 2020 15:39 WIB
Negatif, RSPI pulangkan satu WNA suspect coronavirus
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2092
Dirawat 1751
Meninggal 191
Sembuh 150

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso memulangkan satu warga negara asing terduga atau suspect coronavirus. Pemulangan dilakukan setelah hasil pemeriksaan menyatakan pasien tersebut negatif terinfeksi coronavirus.

"Ada yang pulang satu karena dinyatakan sembuh. Warga negara asing," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril di Jakarta, Kamis (5/3).

Dia menjelaskan, pasien tersebut telah menjalani dua kali pemeriksaan selama berada di RSPI. Masing-masing pemeriksaan dilakukan dalam selang waktu lima hari. 

Syahril tak menyebut kewarganegaraan pasien tersebut. Hanya saja, kata dia, pasien tersebut diduga terjangkit virus bernama resmi COVID-19 di daerah yang telah ada penyebaran virus tersebut.

"Sebelumnya, dia ada batuk demam dan dari daerah yang terjangkit," kata dia.

Syahril juga menegaskan bahwa orang yang berpergian ke daerah terjangkit coronavirus, belum tentu akan positif.

Hingga Rabu (4/3), RSPI telah menerima sembilan pasien, termasuk dua orang yang dinyatakan positif terinfeksi. Seluruh pasien, baik suspect maupun positif, dirawat di ruang isolasi. Seluruhnya  mendapat perawatan yang sama sesuai standar, agar tak tejadi penularan dan untuk meningkatkan imunitas tubuh pasien.

"Pasien kita ada sembilan, dan Rabu kemarin pada siang hari masuk satu, kemudian malam masuk satu lagi," ujar Syahril.

Sponsored

Menurutnya, kedua pasien baru tersebut datang dari satu posko pengaduan dan satu rumah sakit swasta. Keduanya memiliki gejala serupa dan tidak kunjung sehat selama satu minggu.

Satu pasien yang datang dari rumah sakit swasta, berusia lanjut dan memerlukan alat bantu pernapasan ventilator.

"Jadi umurnya 65 tahun, dan ini ada memang kurang baik keadaannya. Tetapi dari delapan lainnya yang ada, alhamdulillah semuanya stabil. Baik," kata dia. (Ant)

Sanksi bagi kaum Covidiot

Sanksi bagi kaum Covidiot

Sabtu, 04 Apr 2020 13:20 WIB
Kalut Covid-19 di tangan Luhut

Kalut Covid-19 di tangan Luhut

Jumat, 03 Apr 2020 13:12 WIB
Berita Lainnya