sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

ODP dan PDP terus alami kenaikan

 Pemerintah telah melakukan pemeriksaan 161.351 spesimen dengan dua metode, baik dengan rapid test PCR maupun TCM.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 11 Mei 2020 19:46 WIB
ODP dan PDP terus alami kenaikan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17185
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Jumlah masyarakat yang termasuk kategori dalam orang dalam pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) coronavirus disease 2019 atau Covid-19 terus melonjak. Kenaikan itu didasarkan dari hasil pendataan Kemenkes sejak awal Maret 2020 hingga 11 Mei 2020.

"Kami telah pantau lebih dari 249.105 orang. Sebagian besar sudah selesai kami pantau. Kemudian PDP sebanyak 31.994 orang," tutur Juru Bicara Pemerintah Untuk Penangan Covid-19 Achmad Yurianto, saat konfrensi pers, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (11/5).

Sementara itu, Yuri menyampaikan, telah melakukan pemeriksaan 161.351 spesimen dengan dua metode, baik dengan rapid test PCR maupun TCM. Jumlah spesimen itu diperiksa dari 116.3558 orang.

Dari pemeriksaan tersebut, sebanyak 102.093 dinyatakan negatif, dan 14.265 dinyatakan positif Covid-19. Berdasarkan kasus positif, sudah ada 2.881 orang yang dinyatakan sembuh, dan 991 orang meninggal dunia.

Sponsored

"Sudah 373 kabupaten yang terdampak di 34 provinsi," tutur Yuri.

Kendati masih ada penambahan kasus positif, Yuri menilai proses penularan masih terjadi di tengah masyarakat. Untuk itu, dia meminta masyarakat dapat patuh akan intstruksi dari pemerintah.

"Oleh karena itu pastikan bahwa kita disiplin dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Disiplin untuk memakai masker. Disiplin menjaga jarak dalam berkomunikasi. Disiplin untuk tetap di rumah. Disiplin untuk tidak lakukan perjalanan dan tidak mudik," ujar Yuri.
 

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 16:49 WIB
Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Kamis, 28 Mei 2020 17:45 WIB
Berita Lainnya