sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Orang Betawi diminta tiru MH Thamrin dan Ismail Marzuki

Suku Betawi berasal dari hasil perkawinan antaretnis dan bangsa pada masa lalu.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Senin, 23 Nov 2020 23:34 WIB
Orang Betawi diminta tiru MH Thamrin dan Ismail Marzuki

Direktur Gerakan Kebangkitan (Gerbang) Betawi, Ashari, meminta suku Betawi melakukan instropeksi dan mencanangkan kebangkitan dalam merespons perubahan zaman, dari teknologi, sosial, politik, dan budaya di Jakarta. Bisa dengan mencontoh dua tokoh nasional berdarah Betawi, Mohammad Husni Thamrin dan Ismail Marzuki.

"Kedua tokoh nasional ini harus jadi inspirasi orang Betawi dalam membangkitkan kembali girah dan gairah semangat kebetawian dalam dimensi yang islami, ukhuwah, keindonesian, pergerakan, kaderisasi, kecendekiaan, ekonomi, kreativitas, dan globalisasi," ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (23/11).

Dirinya menerangkan, suku Betawi berasal dari hasil perkawinan antaretnis dan bangsa pada masa lalu. Secara biologis, adalah keturunan atau genealogi kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa, seperti Sunda, Jawa, Melayu, Bugis, Arab, dan China.

Karenanya, sambung dia, mengalir darah berbagai etnis suku besar Indonesia dalam darah orang Betawi. "Dalam konteks genealogi, orang Betawi adalah nasionalis tulen."

Sponsored

"Dalam berinteraksi sosial di tengah pergaulan hidup sehari-hari, orang Betawi mampu bersikap toleran terhadap perbedaan dan terbuka dengan siapa pun sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat dan bangsa yang plural dan multikultural," sambungnya.

Untuk memberikan pemahaman lebih komprehensif, terutama kepada generasi muda Betawi, kata Ashari, pihaknya mengadakan berbagai kegiatan edukasi. Webinar pada siang tadi dengan pemateri eks Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jakarta, Agus Suradika, dan Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria, selaku pembicara utama, misalnya.

Berita Lainnya