sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pancaroba, BMKG imbau masyarakat tetap waspada

Sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode peralihan musim.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Jumat, 12 Mar 2021 11:34 WIB
Pancaroba, BMKG imbau masyarakat tetap waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem, baik puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hingga hujan es.

"Dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin selama memasuki masa pancaroba tahun ini,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan pers tertulis dikutip, Jumat (11/03).

Sebagian besar wilayah Indonesia, kata Guswanto, akan memasuki periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau mulai akhir Maret 2021. Hal ini ditandai oleh perubahan kondisi cuaca yang relatif lebih cepat, di mana pada pagi-siang umumnya cerah-berawan dengan kondisi panas cukup terik yang diikuti dengan pembentukan awan yang signifikan dan hujan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang secara umum dapat terjadi pada periode siang-sore hari.

“Selama periode peralihan musim, ada beberapa fenomena cuaca ekstrem yang harus diwaspadai, yaitu hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang; puting beliung; waterspout, dan hujan es,” paparnya.

Sponsored

Dia menambahkan, dalam sepekan ke depan, juga diidentifikasi juga dinamika atmosfer yang  masih dapat berkontribusi cukup signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

“Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi,” terangnya.

Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Banten Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. Juga berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Berita Lainnya