sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pandemi tak halangi produsen hasilkan benih buah bermutu

Syahrul Yasin Limpo mengaku, optimistis komoditas pertanian Indonesia bisa tetap stabil di masa pandemi.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Kamis, 01 Okt 2020 19:22 WIB
Pandemi tak halangi produsen hasilkan benih buah bermutu

Kondisi Pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan yang cukup signifikan di berbagai sektor kehidupan. Mulai dari sektor pariwisata, dunia usaha, sosial pendidikan hingga ekonomi. 

Tak dapat dipungkiri, wabah ini mengakibatkan beberapa negara terpuruk dalam menghadapi pandemi global. Dunia pertanian menjadi salah satu sektor esensial yang paling bertahan.

Bagaimana tidak, hal ini dikarenakan sektor pertanian bertanggung jawab akan ketersediaan pangan untuk masyarakat.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengaku, optimistis komoditas pertanian Indonesia bisa tetap stabil di masa pandemi. "Pertanian harus menjadi garda terdepan menjaga daya tahan tubuh masyarakat. Stamina perlu dijaga dengan mengkonsumsi sayur dan buah lokal," kata SYL, panggilan akrabnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/10).

Selain itu, menurut dia, menjaga masyarakat, menjaga kesejahteraan, dalam  kesehariannya sebagai petani. Apalagi, permintaan di sektor hortikultura khususnya untuk produk buah dan sayur justru makin meningkat. 

Artinya, pasar domestik tetap berjalan meski terjadi perubahan ekonomi global karena kondisi ini jelas menjadi peluang bisnis tersendiri. 

Sebab, menurut dia, permintaan produk buah yang meningkat juga berimbas kepada tingginya permintaan benih buah. Meski di masa pandemi, produsen benih buah yang ada di Indonesia masih terus eksis memproduksi benih berkualitas. 

Hal senada dikatakan Direktur CV Mitra Bibit, Eko Marwanto. Dia mengungkapkan bahwa permintaan benih buah terutama jeruk siam, masih tinggi. 

Sponsored

Misalnya, benih jeruk siam, benih durian, benih manggis dan beberapa benih buah lain masih terus kami produksi di masa pandemik ini. 

"Tentunya, kami juga memperhatikan protokol kesehatan dalam proses produksinya. Selain itu permintaan benih jeruk siam banjar juga masih cukup tinggi," ujar pria yang berkediaman di Purworejo ini.

Benih buah yang diproduksi selain disitribusikan untuk sekitar wilayah Jawa Tengah, juga dikirim ke berbagai daerah. Saat dikunjungi, Selasa (29/9), Durian MK Hortimart dan Durian Pelangi Athururi rencananya akan dikirim ke Lhoksoumawe Aceh. 

"Hari ini, kami akan mengirim kurang lebih 6 ribu batang durian MK Hortimart dan durian Pelangi Athururi ke Lhokseumawe Aceh," jelas Eko.

Produsen benih buah lain yang masih eksis memproduksi benih buah di kala pandemi yakni Sugeng Supriyadi. Pimpinan Dari CV Supri Bibit Sukses Makmur ini mengaku kegiatan produksi benih buah masih terus berlangsung hingga kini.

"Alhamdulillah, kegiatan produksi benih buah yang kami kerjasamakan dengan Kelompok Tani setempat, masih berlangsung lancar, dan omzet usaha berjalan lancar. Permintaan akan benih buah juga masih ada, dari tengkulak kecil maupun permintaan dalam jumlah besar," bebernya.

Direktur Perbenihan Hortikultura, Sukarman mengapresiasi, eksistensi para produsen benih buah hortikultura yang tetap semangat dalam menjalankan usahanya, meskipun di kala pandemi.

"Memang tidak dapat kami pungkiri Pandemi ini berdampak luas di berbagai sektor kehidupan. Saya betul-betul mengapresisasi semangat para produsen benih buah dalam menjalankan usahanya, mengingat sektor hortikultura juga menjadi salah satu sektor pengerak ekonomi dan penyerap tenaga kerja," jelasnya. 

"Semoga para produsen benih diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan usahanya," tambah Sukarman saat ditemui terpisah.

Berita Lainnya
×
tekid