sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Panglima TNI: WNI dari Wuhan diisolasi di Pulau Natuna

Pemilihan Pulau Natuna sebagai lokasi isolasi karena pulau tersebut jauh dari pemukiman penduduk.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Sabtu, 01 Feb 2020 18:07 WIB
Panglima TNI: WNI dari Wuhan diisolasi di Pulau Natuna
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 563.680
Dirawat 80.023
Meninggal 17.479
Sembuh 466.178

Pemerintah Indonesia memulangkan 245 Warga Negara Indonesia (WNI) dari China. Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan seluruh WNI akan dievakuasi dan diisolasi di Pulau Natuna, Kepulauan Riau. Hal ini dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. 

"Dari TNI akan menunggu proses pemulangan teman-teman kita di Wuhan menuju Indonesia dengan memberikan sarana prasarana untuk mendukung protokol kesehatan itu sendiri," katanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu (1/2)

Hadi menjelaskan pemilihan Pulau Natuna sebagai lokasi isolasi karena pulau tersebut jauh dari pemukiman penduduk. Selain itu, Natuna adalah pangkalan militer tiga angkatan bersenjata Indonesia yang memiliki fasilitas yang memadai.

"Tempat isolasi yang jauh dari penduduk terbaik dan terpilih adalah wilayah Natuna. Natuna adalah pangkalan militer yang memiliki fasilitas rumah sakit yang dikelola tiga angkatan yaitu Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat," ujarnya.

Selain itu, Natuna memiliki landasan pacu yang berdekatan dengan lokasi karantina, sehingga saat kembali ke Indonesia dapat langsung dievakuasi ke lokasi tersebut.

"Kemudian bisa menampung sampai 300 orang dilengkapi dengan semua keperluan termasuk tempat cuci dan kaku, serta dapur dan lapangan," jelasnya. 

Namun demikian, dia menjelaskan, lokasi karantina yang akan digunakan nantinya hanya berjarak sejauh 5 kilometer (km) dari pemukiman penduduk.

"Kemudian juga ada dermaga juga kurang lebih 6 km," ucapnya.

Sponsored

Selain itu, Hadi juga mengatakan TNI dalam hal ini akan terus memantau pergerakan pesawat dari Wuhan menuju Indonesia dengan radar militer yang dimiliki TNI.

"Sehingga mengetahui apa yang sedang terjadi di udara China menuju wilayah udara Indonesia terus kita pantau sampai mendarat, semua proses telah kita rencanakan dengan baik," kata dia.

Geliat staycation pengusir penat

Geliat staycation pengusir penat

Jumat, 04 Des 2020 16:55 WIB
Kasak-kusuk posisi staf khusus menteri

Kasak-kusuk posisi staf khusus menteri

Kamis, 03 Des 2020 16:21 WIB
Berita Lainnya