sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pejabat Kementan dan Kemendag bakal diperiksa soal impor bawang putih

Pemeriksaan pejabat Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian untuk mengonfirmasi kasus suap impor bawang putih.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Selasa, 13 Agst 2019 21:33 WIB
Pejabat Kementan dan Kemendag bakal diperiksa soal impor bawang putih

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengatakan tim penyidik KPK bakal memeriksa pejabat di Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian terkait kasus suap impor bawang putih yang menjerat anggota Komisi VI DPR, I Nyoman Dhamantra. 

Pemeriksaan terhadap pejabat di dua kementerian tersebut dilakukan sebagai upaya pengembangan setelah KPK melakukan penggeledahan pada Senin, (13/8). Seperti diketahui, selain di Kementerian Perdagangan dan Pertanian, KPK juga menggeledah kantor I Nyoman Dhamantra di yang berada di gedung DPR pada hari yang sama. 

Febri memastikan, KPK bakal memanggil para pihak di dua kementerian tersebut jika ditemukan keterkaitan barang bukti kasus suap impor bawang putih saat penggeledahan kemarin. Namun, dia mengaku belum mengetahui nama-nama yang bakal diperiksa oleh tim penyidik guna mengonfirmasi barang bukti yang telah disita sebelumnya. 

Seperti diketahui, KPK mengamankan sejumlah bukti berupa barang elektronik dan dokumen terkait kebijakan impor bawang putih. Barang bukti itu diangkut dari salah satu ruangan di Direktorat Jendral di Kementrian Perdagangan dan Kementrian Pertanian.

"Saya belum dapat informasi setingkat apa dan siapa saja yang akan dipanggil. Apakah setingkat menteri, setingkat Dirjen, setingkat direktur, atau pegawai-pegawai yang lain. Itu nanti tergantung dari kebutuhan penyidikan," ucap Febri.

Febri mengungkapkan, seluruh tempat yang digeledah tim penyidik KPK dapat dipastikan ada bukti yang berkaitan dengan perkara korupsi yang sedang ditangani lembaga antirasuah tersebut. “Jadi, ketika KPK melakukan penggeledahan di sebuah tempat, berarti kami duga ada bukti-bukti di sana. Bukti itu bisa uang, dokumen, atau barang elektronik," ujar Febri.

Adapun saat ini, kata Febri, tim penyidik KPK masih fokus pada penanganan awal terhadap para tersangka yang telah diamankan. Dia memastikan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara terkait suap izin impor bawang putih itu kepada publik.

"Sekarang kan fokus tim masih penggeledahan, penyitaan, dan ada pemeriksaan-pemeriksaan awal. Nanti kami akan informasikan lebih lanjut," ujar Febri.

Sponsored

Sementara Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, mengatakan kegiatan penggeledahan di kantor Kementerian Perdagangan dan kementerian Pertanian merupakan upaya mencari barang bukti terkait kasus suap impor bawang putih.

"Penggeledahan itu mau kita cari tahu ada kaitannya apa enggak. Kalau ada ya kita telusuri," kata Saut.