sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemeriksaan spesimen harian Covid-19 Jateng tembus 5.000

Hingga 24 September, baru dilakukan 295.000-an tes usap (swab test) di Jateng.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Jumat, 25 Sep 2020 13:57 WIB
Pemeriksaan spesimen harian Covid-19 Jateng tembus 5.000
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 396.454
Dirawat 60.694
Meninggal 13.512
Sembuh 322.248

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengklaim, jumlah pemeriksaan spesimen coronavirus baru (Covid-19) di wilayahnya telah mencapai 5.000 lebih dalam sehari. Angka itu di atas target sebesar 4.991.

"Pada tanggal 17 September 2020 itu sudah ngambil spesimen 5.643. Sebenarnya ditanggal 17 September itu kita sudah melebihi target, di mana kita ditargetkan 4.991 dan ini sudah di atas 5.000," ucapnya, mencuplik situs web Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Jumlah pemeriksaan sempat turun pada 18-20 September. Kemudian meningkat menjadi 6.157 spesimen pada 21 September, 5.559 spesimen pada 22 September, dan 6.019 spesimen pada 23 September.

"Mudah-mudahan ini bagian dari kerja kawan-kawan, dari mereka surveilans, yang mereka lakukan tracing dengan sangat baik. Saya terima kasih," katanya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini melanjutkan, pihaknya akan memperkuat tiga laboratorium guna mengoptimalkan penanganan pandemi. Detailnya, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jateng di Kota Semarang; Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moewardi, Surakarta; dan Laboratorium RSUD Margono, Banyumas.

Lab di Kota Semarang akan mengkaver bagian utara, lab RSUD Moewardi mengkaver bagian selatan, dan lab RSUD Margono mengkaver bagian barat. Ketiganya akan mendukung aktivitas 16 unit lainnya yang sudah ada di Jateng.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng telah membeli alat-alat yang dibutuhkan untuk memperkuat ketiga lab tersebut. Juga menambah 35 sumber daya manusia (SDM) bagian teknologi laboratorium medik dan direncanakan bekerja mulai pekan ini agar pelayanan berjalan 24 jam selama seminggu penuh. 

"Sehingga nanti secara keseluruhan di Jateng kemampuannya bisa 8.000-9.000 tes per hari. Moga-moga Senin (28/9) sudah bisa," kata Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo, pada kesempatan terpisah.

Sponsored

Sementara itu, telah dilakukan tes usap (swab test) secara polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 295.000-an kali hingga 24 September. Hasilnya, rasio kasus positif (positivity rate) Covid-19 se-Jateng rerata 10,15%.

Berita Lainnya