sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah bantah akan merelaksasi PSBB

Indonesia mengambil opsi PSBB untuk menekan penyebaran Covid-19.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 14 Mei 2020 18:44 WIB
Pemerintah bantah akan merelaksasi PSBB
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17185
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Pemerintah membantah akan merelaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB), upaya menekan penyebaran coronavirus baru (Covid-19).

"Pemerintah sampai dengan saat ini tidak melakukan relaksasi sedikit pun terkait dengan kegiatan PSBB," ujar Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Grahan BNPB, Jakarta, Kamis (14/5).

"Namun," sambung dia, "kita sudah mulai tertib, mulai disiplin, mulai teliti memaksimalkan apa yang bisa kita lakukan dalam konteks PSBB." 

Menurutnya, rencana melonggarkan aktivitas bagi usia di bawah 45 tahun bukan relaksasi PSBB. Kilahnya, kelompok itu memiliki imunitas lebih baik daripada berusia di atasnya.

"Oleh karena itu, pada sektor yang memang diizinkan, alangkah baiknya kita tempatkan kelompok muda dengan imunitas yang baik untuk menjalankan perputaran ekonomi ini. Semata-mata ini untuk melindungi kita semua," tuturnya.

Yuri berpandangan, kelompok usia di bawah 45 tahun perlu diberikan kesempatan menjalankan aktivitas perekonomian, misalnya sektor transportasi, karena di tengah pandemi tidak boleh berpikir seperti biasa.

"Ini sesuatu yang luar biasa dan perlu kita sikapi bersama. Tetap dengan kerangka PSBB. Artinya, sektor aktivitas yang dilarang atau dibatasi tetap dilarang dan dibatasi. Tetapi sektor yang diizinkan untuk beroperasional, kita siapkan lagi dengan tenaga muda yang memiliki risiko kecil," paparnya.

Dirinya juga sesumbar, pergerakan ekonomi dengan cara seperti itu bukan membebaskan para pekerja dari protokol kesehatan. "Justru ini akan memperketat protokol kesehatan," klaimnya.

Sponsored
Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 16:49 WIB
Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Kamis, 28 Mei 2020 17:45 WIB
Berita Lainnya