sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemerintah diminta cari cara agar biaya haji tak naik

Biaya haji 2021 diprediksi naik Rp98 juta per jemaah.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Rabu, 07 Apr 2021 18:23 WIB
Pemerintah diminta cari cara agar biaya haji tak naik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Pemerintah diminta cari cara untuk tidak menaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1442 H/2021 M. Permintaan ini muncul lantaran calon jemaah terpaksa menunda keberangkatan ibadah haji selama satu tahun, apalagi biaya haji diprediksi bakal mencapai Rp98 juta per jamaah.

"Pemerintah melalui BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji), Kemenkes, dan juga Kementerian Agama seharusnya bisa bersama-sama mengupayakan biaya haji jamaah tidak naik atau memberatkan calon jemaah haji di tahun 2021. Karena jamaah haji sudah ikhlas menunda keberangkatan selama satu tahun, jangan lagi dikecewakan dengan kenaikan biaya yang tentu sangat memberatkan mereka," kata Wakil Ketua MPRI, Hidayat Nur Wahid dalam keterangannya, Rabu (7/4).

Politikus PKS sapaan ini HNW meminta BPKH untuk mengkaji ulang skema keuangan haji 2021. Dia merinci, jika biaya haji meningkat 50%, maka akan mencapai Rp98,6 juta per jamaah, sementara pihak Arab Saudi hanya mengizinkan 30% dari kuota haji Indonesia.

BPKH, lanjutnya, hanya akan mengeluarkan sekitar Rp4 triliun dari nilai manfaat untuk menjaga agar beban biaya jamaah tetap berada di kisaran angka Rp36 juta. "Artinya, tidak harus menaikkan biaya haji atau memberatkan calon haji. Angka tersebut masih mungkin ditanggung oleh BPKH, mengingat BPKH mendapatkan akumulasi nilai manfaat selama 2 tahun sekitar Rp15 triliun. Subsidi nilai manfaat Rp4 triliun juga masih sesuai dengan rencana strategis BPKH sebagaimana yang disampaikan kepada DPR-RI pada September 2020," terang HNW.

Lebih lanjut, dia meminta Kemenkes untuk proaktif membantu persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2021. Salah satu upaya yang dapat dilakukan Kemenkes bisa mengupayakan pelaksanaan swab test bagi calon jamaah haji dimasukkan ke dalam skema APBN.

Hal itu, kata HNW, dapat dilakukan lantaran anggaran kesehatan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional tahun 2021 naik hingga 300%. "Kenaikan anggaran tersebut salah satunya diperuntukkan untuk kegiatan testing, di mana calon jamaah haji juga memiliki hak untuk mendapatkannya. Dan itu artinya tidak menambah  pembiayaan yang dibebankan ke calon Jemaah Haji," pungkas HNW.

Kementerian Agama (Kemenag) telah menyampaikan belum ada penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1442 H/2021 M. Pasalnya, nominal ongkos haji tahun ini masih dibahas oleh Panja Kemenag dan Komisi VIII DPR.

"Belum ada ketetapan. Biaya haji tahun ini masih dibahas secara intensif oleh Panja Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR," kata Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi H Dasir, dalam keterangannya, Rabu (7/4).

Sponsored

Pembahasan biaya haji sudah masuk dalam tahapan persiapan dan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji di masa pandemi. Pembahasan itu masih dilakukan sekaligus menunggu informasi resmi terkait kepastian kuota pemberangkatan jemaah haji tahun ini dari Arab Saudi. Atas dasar itu, pembahasan biaya haji dilakukan dengan asumsi kuota sesuai dengan skenario yang telah dirumuskan.

Berita Lainnya