sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemprov DKI diminta bongkar tiang pancang proyek monorail

Tiang-tiang monorail dinilai mengganggu kenyamanan.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Jumat, 23 Okt 2020 14:59 WIB
Pemprov DKI diminta bongkar tiang pancang proyek monorail

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didesak membongkar sejumlah tiang pancang bekas proyek monorail di kawasan Senayan dan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Tiang-tiang itu dinilai mengganggu kenyamanan.

Apalagi, tiang-tiang tersebut sudah 16 tahun mangkrak hingga saat ini. "Tidak enak dilihat, tidak bagus, kok ada tiang bekas gitu di tengah jalan, terus kan di situ juga ada jalur LRT Jabodebek," kata Anggota DPRD DKI, Lukmanul Hakim kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/10).

Hakim meminta, Pemprov DKI mengetahui terlebih dahulu permasalahannya. Jika proyek tersebut milik pengembang, maka mereka harus bertanggung jawab.

"Harus dicek dulu sama Pemprov, ini (proyek) punya siapa, tapi setahu saya itu bukan aset Pemprov. Intinya kalau pengembang tidak bertanggung jawab, ya bongkar, tapi biaya jangan dari Pemprov dong" ujarnya.

Sponsored

"Pernah dua tahun lalu tiang di Senayan dijadikan media promosi Asian Games, ya lumayan bagus, tapi kalau di Rasuna Said sempit, udah ada jalur LRT disana, pengembang harus tanggung jawab, jadi bongkar aja, nanti jalan juga bagus lebar gak bergelombang seperti sekarang," tambahnya.

Politikus PAN itu mengingatkan, jangan sampai Pemprov DKI Jakarta justru mengganti rugi. "Ya, kalau mau dicabut izin dulu ke yang punya aset. Koordinasi dulu sama pusat, sama pengembang yang buat itu (monorail) jangan main bongkar terus cabut malah ganti rugi, nanti jadi masalah baru," tegasnya.

Sebagai informasi, mangkraknya proyek monorel pada tahun 2004 masih menyisakan tiang pancang di beberapa lokasi. Tiang-tiang tersebut sekarang tidak terpakai meskipun ada proyek pembangunan LRT Jabodebek.

Berita Lainnya