sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Penahanan Rizieq Shihab tidak ada kaitan dengan Indonesia

Melalui Kedutaan Indonesia di Arab Saudi, pemerintah justru melakukan upaya pendampingan dan komunikasi terkait penahanan Rizieq Shihab.

Robi Ardianto
Robi Ardianto Kamis, 08 Nov 2018 12:12 WIB
Penahanan Rizieq Shihab tidak ada kaitan dengan Indonesia

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, Abdul Kadir Karding, menilai tak ada hubungannya penahanan Habib Rizieq Shihab oleh otoritas Arab Saudi dengan pemerintah Indonesia. Penahanan Rizieq Shihab tersebut dinilainya tidak akan berdampak ke Indonesia.

“Menurut saya tak (akan) ada aksi karena memang tidak ada hubungannya antara penangkapan, penahanan atau pemeriksaan Habib Rizieq di Mekah dengan Indonesia. Itu urusan dalam negeri Kerajaan Arab Saudi," katanya, Kamis (8/11).

Karena itu, menurutnya, aneh jika ada yang menghubungkan penangkapan itu dengan Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Indonesia di Arab Saudi justru melakukan upaya pendampingan dan komunikasi dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Pendampingan itu agar, kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab dapat ditangani dengan baik. 

"Syukur-syukur diberi kemudahan dalam penanganan," ujarnya. 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun menyebut jika ada demo di Indonesia, tentu hal itu salah alamat. Sebab, penahanan ini tidak memiliki kaitan dengan pemerintah di Indonesia. 

Penahanan terhadap Rizieq Shihab, menurut Karding, diperkirakan karena dua faktor. Pertama, Kerajaan Arab Saudi memandang pengibaran bendera yang bertuliskan lafaz Tauhid adalah bendera teroris yangh berafiliasi dengan ISIS. 

"Itu artinya, di negara Arab saja mereka resisten terhadap bendera yang tertulis seperti itu. Di negara kita seharusnya juga seperti itu," ujarnya. 

Kemudian, kata Karding, boleh jadi juga persoalan overstayed. Artinya, masa visa Rizieq Shihab sudah habis dan melewati batas waktu. Karena itu harus diberi sanksi atau harus ditangani pemerintah Arab Saudi. 

Sponsored