sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pencarian korban SJ 182 dihentikan, KNKT tetap cari kotak hitam CVR

Penemuan CVR sangat penting untuk melengkapi hasil investigasi KNKT untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 22 Jan 2021 13:08 WIB
Pencarian korban SJ 182 dihentikan, KNKT tetap cari kotak hitam CVR

Tim Gabungan resmi menghentikan operasi SAR pencarian dan pertolongan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 (PK CLC) pada Kamis (21/1). Namun demikian Basarnas tetap melakukan pemantauan aktif dan KNKT akan melanjutkan operasi pencarian kotak hitam Cockpit Voice Recorder (CVR).

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai mengadakan rapat tindak lanjut penanganan Musibah Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bersama Tim Gabungan di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Tim Gabungan sudah melakukan pencarian sejak mendapat informasi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dinyatakan hilang kontak. Untuk tahap awal sudah dilakukan operasi selama tujuh hari dan sudah dilakukan perpanjangan sebanyak dua kali, masing-masing selama tiga hari. Ini adalah hari terakhir perpanjangan dan dengan berbagai pertimbangan kami menutup operasi SAR pada hari ini,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Alinea.id, Jumat (22/1).

Untuk menghormati keluarga korban akan dilakukan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu pada Jumat (22/1). 

“Kami berkomitmen terus mendampingi dan melayani keluarga korban dengan baik sampai seluruh proses diselesaikan,” ujarnya.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, akan tetap melanjutkan upaya pencarian kotak hitam CVR oleh KNKT. Penemuan CVR sangat penting untuk melengkapi hasil investigasi KNKT untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan, pihaknya bersama unsur terkait telah berupaya maksimal dalam melakukan upaya pencarian dan pertolongan. 

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi, bagian tubuh korban sebanyak 325 kantong, serpihan kecil pesawat 68 kantong, dan serpihan besar badan pesawat 55 bagian. 

Sponsored

“Operasi akan dilanjutkan dengan monitoring atau pemantauan secara aktif dan apabila dikemudian hari ada laporan dari masyarakat terkait penemuan korban, kami akan merespons untuk menindaklanjuti,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan, akan tetap melanjutkan pencarian CVR dengan didukung oleh sejumlah unsur terkait seperti TNI, Polri, Basarnas, Kemenhub, relawan dan unsur terkait lainnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan, tetap akan mendukung penuh operasi yang dilakukan oleh KNKT dan akan melaporkan jika menemukan jenazah maupun serpihan pesawat. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rumah Sakit RS Polri Rusdianto mengatakan, telah berhasil mengidentifikasi 43 korban dan sebanyak 32 jenazah sudah diserahkan kepada keluarga korban. 

Kemudian, Jasa Raharja sudah memberikan santunan kepada 39 ahli waris, dan Sriwijaya Air sudah memberikan santunan kepada satu ahli waris dan akan menyusul lima ahli waris yang akan segera menerima santunan.

Berita Lainnya