sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Penerapan SP4N Jatim dianggap baik

Tingkat penyelesaian aduan masyarakat di 24 dari 38 daerah melampaui 90%.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Jumat, 16 Okt 2020 15:41 WIB
Penerapan SP4N Jatim dianggap baik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 396.454
Dirawat 60.694
Meninggal 13.512
Sembuh 322.248

Pelaksanaan Program Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Lapor di Jawa Timur (Jatim) dianggap baik lantaran tingkat penyelesaian di 24 dari 38 kabupaten/kota melampaui 90%

"Artinya, pengelolaan SP4N Lapor di Jawa Timur sudah sangat baik," ucap Analis Kebijakan Muda Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Rosikin, di Kota Batu, Jumat (16/10).

Selain itu, delapan daerah di Jatim juga tercatat telah mengelola SP4N Lapor sebesar 50%-90%. Diharapkan mereka meningkatkan performanya. "Kami dari Kemenpan RB juga ditarget oleh Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) untuk bisa membantu mewujudkan itu."

Sementara itu, empat kabupaten/kota lainnya mendapat nilai di bawah 50%. Detailnya, Kota Batu, Sampang, Tulungagung, dan Lumajang.

Rosikin menilai, kendala utama lemahnya penerapan SP4N Lapor dipengaruhi pola koordinasi mengingat sistem pelaporan berjenjang di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

"Dari 38 kabupaten/kota di Jatim ini sudah ada SK (Surat Keputusan) Tim SP4N Lapor. Orang yang ditunjuk sudah ada, tapi pola koordinasi antara Dinas Kominfo dengan pejabat penghubung di OPD (organisasi perangkat daerah) lain belum dimaksimalkan," tuturnya.

"Jika terjadi kendala dan permasalahan, maka perlu dilakukan monitoring dan evaluasi dari OPD terkait yang terinformasikan di Dinas Kominfo," sambung dia, mencuplik situs web Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Di sisi lain, Kemenpan RB mengajak Pemprov Jatim berpartisipasi dalam kompetisi SP4N Lapor untuk badan dan lembaga negara yang diadakannya. Pun diharapkan memenuhi 23 indikator penilaian dengan melampirkan bukti pelaksanaannya.

Sponsored
Berita Lainnya