sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Penyelundupan bayi lobster senilai Rp66 miliar digagalkan

Benih bayi lobster itu rencananya akan diselundupkan ke Singapura.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 07 Nov 2019 17:57 WIB
Penyelundupan bayi lobster senilai Rp66 miliar digagalkan

Aparat kepolisian menggagalkan penyelundupan ratusan ribu bayi atau benih lobster dari Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi ke Singapura. 

Upaya penyelundupan terbongkar setelah petugas Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau mengamankan satu unit speed boat yang dikemudikan Nurul Hayat.

"Telah diamankan nakhoda kapal atas nama Nurul Hayat yang telah diamankan di Perairan Berakit Kabupaten Bintan Provinsi Kepri," kata  Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis (7/11). 

Dari kapal milik tersangka, polisi mengamankan 44 kotak berisi bayi lobster. Masing-masing kotak ditaksir bernilai Rp1,5 miliar. Artinya, total Rp66 miliar diselamatkan polisi dari tangan tersangka. 

Sponsored

Menurut Dedi, bayi lobster yang diselundupkan berjenis mutiara dan pasir. Setelah diamankan, bayi-bayi lobster itu akan dirawat dengan cara reoksigen. 

"Rencana tindak lanjutnya akan dilaksanakan pelepasan benih yang berhasil diselamatkan dan rencananya juga mau dikonservasi Pulau Abang Batam Provinsi Kepri," kata Dedi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 88 Undang-Undang (UU) Nomor 45/2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 31/2004 tentang Perikanan.