sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Penyuplai amunisi KKB Papua divonis 2 tahun 6 bulan penjara

Ketiga tersangka penyuplai amunisi KKB ditahan di Polda Papua.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Jumat, 25 Jan 2019 10:43 WIB
Penyuplai amunisi KKB Papua divonis 2 tahun 6 bulan  penjara

Pengadilan Negeri Kelas IA Jayapura telah menjatuhkan vonis terhadap tiga orang penyuplai amunisi terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, pada Kamis (24/1) kemarin. Ketiga tersangka tersebut adalah WH, EW, dan RH.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengungkapkan ketiganya sudah dinyatakan terbukti melakukan transaksi dan menyuplai amunisi, bagi KKB di wilayah pegunungan tengah Papua.

"Hakim Ketua Pengadilan Negeri Kelas IA Jayapura, menjatuhkan hukuman penjara masing-masing dua tahun enam bulan penjara," katanya, Jumat (25/1).

Setelah dijatuhi hukuman, ketiganya dibawa ke Polda Papua untuk dilakukan penahanan dengan pengawalan aparat keamanan. Sementara itu, pengejaran KKB masih dilakukan bersamaan dengan penjagaan di sekitar wilayah pegunungan Papua.

Dedi mengungkapkan, ketiganya memiliki peranan berbeda. WH menjadi pemilik sejumlah senjata beserta amunisi. Ia diduga mendapatkan senjata dan amunisi tersebut, dari hasil rampasan aparat keamanan wilayah pegunungan tengah Papua.

Sedangkan EW merupakan penyuplai amunisi yang berkapasitas cukup besar. EW mengaku mendapatkan amunisi tersebut dari WH, melalui transaksi penukaran dengan sembako. Tidak hanya itu, EW juga melakukan transaksi langsung dengan anggota KKB di Kabupaten Lanny Jaya.

"Untuk tersangka RH sendiri, berperan sebagai perantara antara WH dan EW, sekaligus sebagai penyuplai amunisi KKB di Kabupaten Lanny Jaya," kata Dedi menjelaskan.

Dedi berharap, putusan hakim terhadap ketiga orang tersebut dapat memberikan efek jera bagi ketiganya dan orang lain, yang berkemungkinan memiliki niat untuk melakukan hal serupa. 

Sponsored

Jenderal bintang satu itu juga berharap, putusan yang telah dijatuhkan dapat mempersempit ruang gerak KKB, yang sering membuat ulah dan mengganggu pembangunan infrastruktur di pegunungan Papua.