sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Peredaran sabu meningkat sepanjang 2020

Kenaikan peredaran narkoba jenis sabu capai 5 ton pada 2020.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 23 Des 2020 13:46 WIB
Peredaran sabu meningkat sepanjang 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri menyebut peredaran narkoba jenis sabu meningkat sepanjang 2020. Berdasarkan data Bareskrim Polri, pada 2019 peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 2,7 ton dan terus meningkat menjadi 5,91 ton pada 2020.

"Berdasarkan data statistik kami, sabu paling banyak digunakan, terutama saat pandemi Covid-19," ujar Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Irjen Wahyu Hadiningrat di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (23/12).

Wahyu mengungkapkan, penggunaan narkoba jenis sabu-sabu tidak lagi terpusat di tempat hiburan malam, tetapi dapat digunakan di rumah, apartemen atau hotel. Pengirimannya pun dapat dilakukan secara daring.

Ditambahkan Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar bahwa peningkatan jenis narkoba tembakau gorila juga terjadi. Jika dibanding dari 2019 dengan 2020 jumlah peredarannya meningkat 722,50%. Tercatat, pada 2019 jumlah peredaran tembakau gorila sebanyak 12,92 kg. Sedangkan 2020 mencapai 139,92 kg.

"Tembakau gorila itu biasanya anak-anak muda yang menggunakan. Anak-anak di bawah 25 tahun yang ingin coba-coba," tuturnya.

Dibeberkan Krisno, pengedaran narkoba dari dalam lapas juga semakin marak. Bahkan, para pemasok lebih banyak mendapatkan untung dari penjualan secara eceran karena harganya lebih mahal dibandingkan penjualan dalam takaran kilogram.

"Jalur laut juga kembali meningkat setelah pada 2018 kami tindak tegas, 2019 menurun, dan sekarang meningkat lagi," ucapnya.

Sepanjang 2020 Bareskrim Polri berhasil menuntaskan 41.093 perkara peredaran narkoba. Barang yang berhasil disita yakni ganja 50,95 ton, sabu 5,91 ton, extasi 905.425 butir, tembakau gorila 138 kg, heroin 42 kg, kokain 330,59 gram, dan hasish 64,59 gram.

Sponsored
Berita Lainnya