sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jokowi: Peringatan Hari Lahir Pancasila di tengah pandemi menguji daya juang

Peringatan Hari Lahir Pancasila dilakukan secara virtual.

Satriani Ariwulan
Satriani Ariwulan Senin, 01 Jun 2020 09:31 WIB
Jokowi: Peringatan Hari Lahir Pancasila di tengah pandemi menguji daya juang
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual melalui video conference, dari Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (1/6).

Dalam amanatnya di acara peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut, Jokowi menyampaikan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menguji daya juang sebagai bangsa, pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan, dan ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan cepat dan tepat. Meskipun demikian, kata Jokowi, Pancasila masih menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan persatuan dalam mengatasi semua tantangan.

Jokowi mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling menolong, dan bergotong-royong. Semua pihak juga diminta meyakini bangsa Indonesia merupakan bangsa pemenang dan seluruh kekurangan serta kelemahan harus sama-sama diperbaiki.

Menurut Jokowi, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia tidak mudah. Oleh karenanya dibutuhkan kerja keras agar mampu mengadapi masa sulit pandemi.

Sponsored

"Selamat Hari Lahir Pancasila, mari kita selalu bersatu saling peduli dan saling berbagi untuk kemajuan negeri tercinta," ujar Jokowi dalam amanatnya yang disampaikan dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila diikuti Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Pengarah sekaligus Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, ketua dan pimpinan badan/lembaga negara, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, dan undangan lainnya. (Ant)

Berita Lainnya

Polri harus telusuri motif dana asing ke FPI

Selasa, 26 Jan 2021 16:57 WIB

PPKM dan prokes ketat bisa tekan Covid-19

Senin, 25 Jan 2021 22:06 WIB

Polri diminta usut motif dana asing ke FPI

Selasa, 26 Jan 2021 13:05 WIB

realme targetkan 100 Official Store di Q1 2021

Selasa, 26 Jan 2021 20:25 WIB
×
img