sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Peringkat 10 kota termacet, Anies diminta lakukan evaluasi

Laporan TomTom menunjukkan, Jakarta tidak mengalami banyak perubahan terutama masalah kemacetan.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Jumat, 31 Jan 2020 13:19 WIB
Peringkat 10 kota termacet, Anies diminta lakukan evaluasi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 72347
Dirawat 35349
Meninggal 3469
Sembuh 33529

Lembaga pemantau kemacetan lalu lintas asal Inggris, TomTom Index kembali melaporkan hasil indeks lalu lintas kota-kota termacet di dunia sepanjang 2019. TomTom menyebut Jakarta menjadi kota termacet kesepuluh dunia dari 416 kota di 57 negara. Tingkat kemacetan di Jakarta mencapai 53%. 

Peringkat tersebut lebih baik daripada 2018. Pada saat itu, TomTom merilis Jakarta berada di peringkat ketujuh. Sementara pada 2017 Jakarta berada di posisi keempat kota termacet di dunia.  Hasil ini tentu saja mengejutkan, seolah Jakarta semakin bebas dari kemacetan. Namun disisi lain, TomTom mencatat meski turun peringkat, sebenarnya tingkat kemacetan di Jakarta tidak mengalami perubahan atau tetap tinggi sejak 2018 yaitu, 53%. 

Pengamat Kebijakan Transportasi dan Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan mengatakan laporan TomTom menunjukkan, Jakarta tidak mengalami banyak perubahan terutama masalah kemacetan.  

Itulah sebabnya Tigor mempertanyakan sejumlah penghargaan tentang transportasi yang selama ini diterima Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

"Buktinya sampai sekarang masih belum bisa menekan penggunaan kendaraan pribadi," kata Tigor saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jum'at, (31/1).

Laporan TomTom mesti menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemprov DKI. Transportasi modern seperti MRT dan Transjakarta nyatanya tidak dapat menekan angka kemacetan di ibu kota.  

"Berarti kebijakan untuk menekan kendaraan pribadi itu yang kurang. Jadi sangat disayangkan, Anies selama satu tahun ini belum membawa perubahan. Harus ada evaluasi dari dalam. Kalau saya lihat pembanguanan infrastruktur buat transportasi di Jakarta terbilang masif," ujarnya. 

TomTom juga melaporkan puncak kemacetan di Jakarta biasa terjadi di hari kerja, yaitu pada Senin pukul 07.00-08.00. Tingginya kemacetan bahkan bisa mencapai 65%. Sementara pada sore hari, macet biasa terjadi pada Jum'at pukul 17.00-18.00, dengan perkiraan tingkat kemacetan 98%.

Sponsored

Beberapa kota termacet di dunia versi TomTom Index di antaranya ; 1. Bengaluru, India (71%), 2. Manila, Filipina (71%), 3. Bogota, Kolombia (68%), 4. Mumbai, India (65%), 5. Pune, India (59%), 6. Moscow, Rusia (59%), 7. Lima, Peru (57%), 8. New Delhi, India (56%), 9. Istanbul, Turki (55%), 10. Jakarta, Indonesia  (53%).

Berita Lainnya