sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kader PKS ungguli hasil survei Wagub DKI, ahli: nggak ngaruh

Terdapat 2 kandidat yang akan bertarung memperebutkan kursi Wagub DKI, yaitu Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Sabtu, 22 Feb 2020 13:24 WIB
Kader PKS ungguli hasil survei Wagub DKI, ahli: nggak ngaruh
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Peneliti Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan Hafidz Muftisany mengatakan 55,4% warga Jakarta menginginkan kader Partai Keadilan Sejahtera Nurmansjah Lubis yang menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sementara 16,5% memilih politikus Partai Gerindra Ahmad Riza Patria untuk mendampingi Gubernur Anies Beswedan. 

Angka-angka tersebut berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan pada 9-16 Februari 2020.

"Kalau dari top of mind terbuka, memang nama Nurmansjah Lubis lebih tinggi disebut warga 55,4% dibanding Bang Riza (Patria) 16,5%," kata Hafidz di Jakarta Pusat, Sabtu (22/2).

Yang menjadi catatan adalah hanya 61% warga ibu kota yang mengetahui bahwa pemilihan wagub dilakukan melalui DPRD. Dari 61% tersebut masih ada yang tidak mengetahui kalau calonnya hanya ada dua.

Ada pun 39% tidak mengetahui pemilihan dilakukan wakil rakyat tingkat daerah.

"Kami tanya siapa wagub yang Anda jagokan, masih muncul nama Bang Sandiaga Uno. Kemudian muncul nama Tri Rismaharini. Muncul nama AHY (Agus Harimurti Yudhoyono). Jadi, 61% itu banyak yang tidak mengikuti secara intens," ujar Hafidz.

Merespons survei tersebut, Pakar Tata Kota Yayat Supriyatna mengatakan hasilnya tidak akan memberi dampak signifikan. Bahkan, terbilang tidak akan berpengaruh terhadap proses pemilihan Wagub DKI Jakarta.

Pasalnya, proses pemilihan sosok yang akan mendampingi Gubernur Anies Beswedan akan melalui DPRD dan dilakukan secara tertutup.

Sponsored

"Apa pun hasil surveinya tidak akan punya pengaruh pada proses pemilihan. Karena DPRD (yang memilih) dan (prosesnya) tertutup lagi. Sudah di DPRD, tertutup. Hasil survei, ya enggak akan punya pengaruh apa-apa," jelas dia.

DPRD pada Selasa (18/2) menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) yang memutuskan sejumlah hal teknis terkait pemilihan wagub, termasuk pemilihan akan digelar tertutup serta tidak ada uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper tes).

Proses pemilihan Wagub DKI dijadwalkan akan digelar Februari 2020, waktu persisnya belum diketahui. Kedua kandidat bakal memperebutkan 106 suara anggota dewan dari sembilan fraksi.

Berita Lainnya