sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Polda Banten pantau pergerakan massa ke Jakarta

Pantauan dilakukan lewat media sosial terkait rencana pergerakan massa dari Banten ke Jakarta.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Kamis, 13 Jun 2019 11:11 WIB
Polda Banten pantau pergerakan massa ke Jakarta

Menjelang pelaksanaan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (14/6) besok. Polda Banten mengantisipasi kemungkinan adanya gerakan massa ke Jakarta. 

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menjelaskan, memantau isu gerakan massa dari daerah ke Jakarta. Meski hingga saat ini,  belum ada tanda-tanda adanya pergerakan. 

"Untuk pelaksanaan PHPU sampai saat ini kami terus memantau pergerakan massa melalui media sosial," kata Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir di Mapolda Banten pada Kamis (13/6).

Pantauan sementara, belum ada tanda-tanda akan ada gerakan massa dari Banten menuju Jakarta untuk menggelar aksi saat sidang perdana sengketa hasil pemilu oleh pihak pemohon, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di MK.

"Sampai saat ini berdasarkan pantauan kami masyarakat Banten belum ada kabar akan berangkat," katanya.

Meski demikian polisi tetap akan melakukan langkah-langkah antisipasi dengan memantau kendaraan yang mengakut orang dalam jumlah banyak. Namun belum dilakukan penebalan pengamanan di gerbang tol dan perbatasan menuju Jakarta. 

Kata Irjen Pol Tomsi penyekatan juga belum perlu. Selain melakukan pemantauan gerakan massa di medsos, Irjen Pol Tomsi mengaku pihaknya telah melakukan himbau kepada masyarakat untuk beraktifitas seperti biasa saat pelaksanaan sidang sengketa di MK.

"Sudah diimbau untuk tidak berangkat dan tetap beraktifitas," tukas Irjen Pol Tomsi
 

Sponsored
Berita Lainnya