sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polisi tangkap PNS pemasok senjata ke KKB

Pelaku menyelundupkan senpi jenis FN beserta 615 butir amunisi di Kabupaten Yalimo.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Kamis, 30 Jun 2022 14:15 WIB
Polisi tangkap PNS pemasok senjata ke KKB

Kepolisian Ressor (Polres) Yalimo menangkap pelaku penyelundupan senjata api jenis FN beserta 615 butir amunisi di Kabupaten Yalimo, Rabu (29/6). Pelaku merupakan pemasuk senjata api bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, amunisi, magasen, dan satu pucuk senjata api tersebut akan diserahkan kepada KKB Wilayah Nduga pimpinan Jenderal Egianus Kogoya. Mereka berencana untuk melakukan transaksi di Wamena bertempat di Distrik Napua Kabupaten Jayawijaya lewat kurir dan Utusan Jenderal Egianus Kogoya.

“Saat ini, tersangka kita sudah amankan di Polres Wamena guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kamal dalam keterangan, Kamis (30/6).

Kamal menyebut, penangkapan tersebut berawal dari anggota Sie Propam Polres Yalimo yang mencurigai seseorang dengan kendaraan roda dua. Kemudian, personel Polres Yalimo menggelar razia terhadap kendaraan bermotor yang melintas dari arah Jayapura menuju Wamena di sekitaran pos Yalimo.

“Setelah itu anggota langsung mengarahkan pelaku ke dalam Pos Yalimo untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Kamal.

Menurutnya, ketika anggota ingin melakukan pemeriksaan awalnya pelaku menolak, sehingga semakin menguatkan kecurigaan anggota terhadap pelaku. Namun, anggota tetap melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku berinisial AN, anggota berhasil menemukan dua buah jerigen dengan volume lima liter Warna Hitam. Jerigen itu berisikan ratusan amunisi tajam dan juga ditemukan senjata api Pistol jenis FN.

"Yang juga diisi dalam jerigen serta 2 magasen amunisi jenis V2 Sabhara dan magasen jenis SS1,” ucap Kamal.

Sponsored

Kamal menyampaikan, dari tangan pelaku AN berhasil diamankan barang bukti berupa satu buah HP Nokia kecil, satu Buah HP Samsung Androi, satu buah KTP, satu Buah Kartu Pegawai, satu Buah Kartu Berobat, satu Buah Kartu BPJS.

Tidak hanya itu, Kamal menyampaikan, dari pelaku yang setiap hari bekerja sebagai PNS di kabupaten Nduga itu, polisi juga menyita satu Buah Kartu Vaksin Pertama, satu Buah Kartu Pasien, dua Buah Obeng, lima Kunci-Kunci, satu Buah Dompet, 21 Foto Laki-laki, tujuh Foto Anak Kecil, empat Foto Perempuan, dua Foto Gandeng, satu Buah Tas Noken, satu Buah Kalung Slongsong, satu Buah Termos Air Panas, dua Buah ATM Bank Papua, dua Buah Jerigen, lima Buah Celana, dua Buah Baju, satu Buah Tas, lima Paket Obat Ringan, dua Buah Lem Perekat, tiga Buah Korek Api, satu Bungkus Rokok Surya, satu Pucuk Senjata FN, satu magasen SS1, satu Magasen V2 Sabhara, satu Unit Motor Verza tanpa Plat Nomor dan Uang sebesar Rp2.219.500.

“Adapun jenis amunisi yang diamankan adalah MK3 sebanyak 379 Butir, Moser sebanyak 2 Butir, AK sebanyak 3 butir, SS1 sebanyak 158 butir, Revolver sebanyak 10 butir, Us carabine sebanyak 52 Butir dan V2 sebanyak 11 butir dengan total keseluruhan 615 butir amunisi tajam,” ujar.

Berita Lainnya
×
tekid