sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Politikus PDIP sebut jalur sepeda boroskan anggaran

Hampir tidak ada orang yang menggunakan jalur sepeda sehingga anggaran pengadaannya sia-sia.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 04 Feb 2020 13:46 WIB
Politikus PDIP sebut jalur sepeda boroskan anggaran
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Jalur sepeda sepanjang 63 kilometer di Jakarta yang digagas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan memakan anggaran Rp62 miliar dinilai gagal dan hanya menghamburkan anggaran.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak mengatakan, pembuatan jalur sepeda justru membebani Dinas Perhubungan (Dishub) DKI. Dishub akhirnya hanya fokus mengawasi anggaran pembuatan jalur sepeda. Padahal, jalur tersebut tidak banyak dinikmati oleh masyarakat.

"Dana yang puluhan miliar tetapi jadi beban dan tidak dinikmati oleh masyarakat," kata Gilbert di Jakarta, Selasa (4/2).

Dalam rapat sidang Komisi B DPRD DKI, Senin (3/2) kemarin, Gilbert menyarankan Dishub DKI harus fokus mengurusi transportasi secara menyeluruh. Jalur sepeda hanya urusan sekunder.

"Moda transportasi yang belum terintegrasi dari Timur, Utara, Barat, Selatan itu harusnya menjadi fokus," kata Gilbert.

Hampir tidak ada orang yang menggunakan jalur sepeda, sehingga anggaran pengadaannya sia-sia. Selain itu, pengawasan dan penindakan hukum bagi pelanggar jalur sepeda dinilai sudah loyo.

"Itu jalur sepeda belum cocok diterapkan di DKI. Belum saatnya," ujarnya.

Terlebih pengawasan dan penindakan hukum bagi pelanggar jalur sepeda sekarang pun sudah mulai longgar. Gilbert menilai jalur sepeda ini hanya dijadikan sebagai ajang pencitraan Pemrov DKI untuk memerintahkan PNS atau pegawainya menggunakan sepeda ke tempat kerja.

Sponsored

Gilbert justru mempertanyakan Gubernur Anies sendiri yang malah tidak menggunakan jalur sepeda tersebut.

"Ini kesannya memang pencitraan. Buat apa sih begitu? Katanya semua PNS mau disuruh naik sepeda, faktanya? Pengawasannya gimana?" tanya dia. 

Waspadai lonjakan kredit bermasalah

Waspadai lonjakan kredit bermasalah

Rabu, 01 Apr 2020 17:59 WIB
Pecah kongsi di partai Tommy

Pecah kongsi di partai Tommy

Rabu, 01 Apr 2020 06:01 WIB
Berita Lainnya