logo alinea.id logo alinea.id

Polri jamin Kaltim kondusif hingga pemindahan ibu kota rampung

Polri akan memindahkan sejumlah satker ke lokasi ibu kota baru.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 29 Agst 2019 14:51 WIB
Polri jamin Kaltim kondusif hingga pemindahan ibu kota rampung

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menyatakan aparat kepolisian akan menjamin kemanan di Kaltim sampai pemindahan ibu kota selesai dilaksanakan. Upaya pengamanan dilakukan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat, agar tak timbul konflik setelah Presiden Jokowi memutuskan pemindahan ibu kota negara ke provinsi tersebut. 

“Kita menjaga situasi masyarakat sana agar welcome dan tidak menimbulkan resistensi,” kata Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (29/8).

Tito menyatakan, Polri juga akan mendukung pemindahan ibu kota dengan memindahkan sejumlah satuan kerja (satker). Tidak semua Satker Polri akan diboyong ke ibu kota baru. Hanya satker bidang administrasi dan kebijakan yang dipindahkan, sementara satker yang bersifat pelayanan publik akan tetap berada di Jakarta.

Polri juga akan membangun asrama untuk para personel yang dipindahkan ke lokasi ibu kota baru.

Sponsored

“Polri akan membuat desain kantor dan asrama sesuai dengan desain yang dibuat pemerintah, karena ini desain yang tidak bisa dibuat sendiri,” ucap Tito.

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut Kaltim memiliki tingkat kejahatan yang rendah. Hal ini berdasarkan laporan Polda Kaltim, yang berada dalam 10 besar polda dengan tingkat kejahatan rendah. Oleh karenanya, pemilihan Kaltim sebagai lokasi ibu kota baru dianggap baik.

Presiden Jokowi memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke Kaltim. Lokasi yang ditetapkan berada di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.