sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polri jelaskan maksud kedatangan anggotanya ke PP Muhammadiyah

Mabes Polri mengklaim kedatangan anggotanya ke sejumlah pengurus daerah Pemuda Muhammadiyah merupakan bentuk komunikasi yang biasa dilakukan

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Kamis, 18 Okt 2018 16:34 WIB
Polri jelaskan maksud kedatangan anggotanya ke PP Muhammadiyah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 116871
Dirawat 37530
Meninggal 5452
Sembuh 73889

Polri mengklaim kedatangan anggotanya hanya melakukan komunikasi biasa karena ada acara besar yang akan dilakukan Pemuda Muhammadiyah.

Mabes Polri mengklaim kedatangan anggotanya ke sejumlah pengurus daerah Pemuda Muhammadiyah merupakan bentuk komunikasi yang biasa dilakukan kepada penyelenggara acara. Hal itu terkait dengan tugas kepolisian yang haru menjaga keamanan terutama saat hendak diadakannya sebuah acara besar.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan hal itu juga biasa dilakukan kepada organisasi-organisasi lain apabila akan menyelenggarakan acara. Apalagi dalam hal ini Pemuda Muhammadiyah akan melakukan musyawarah nasional.

“Tidak hanya Pemuda Muhammadiyah saja. Ketika ada organisasi pemuda yang akan melakukan Munas, pasti temen-temen di wilayah melakukan komunikasi juga. Paling tidak siapa saja yang berangkat ke Jakarta. Siapa yang mewakili daerah tersebut, itu menjadi hal biasa,” ujarnya, Kamis (18/10).

Sponsored

Hal itu sekaligus membantah anggapan adanya intervensi dari Polri terhadap siapapun, apalagi berkaitan dengan sikap politik. “Kalau intervensi, saya kira tidak. Kami tidak memilih satu atau menggiring salah satu calon,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, telah mengirimkan surat kepada Kapolri untuk menanyakan maksud dari adanya dugaan intervensi oleh anggota Polri. Surat itu dikirimkan pada Rabu lalu (17/10).

Dalam surat tersebut, ia menanyakan kebenaran dan maksud dari kedatangan anggota Polri seperti yang dilaporkan sejumlah pengurus daerah Pemuda Muhammadiyah. Ia juga menanyakan apakah hal itu dilakukan berdasarkan perintah Kapolri.

Berita Lainnya