sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bareskrim lakukan penyelidikan 6 lokasi investasi Kampoeng Kurma

Penyelidikan guna menelusuri aset dari hasil uang nasabah.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 30 Nov 2020 19:37 WIB
Bareskrim lakukan penyelidikan 6 lokasi investasi Kampoeng Kurma

Penyidik Bareskrim Polri akan melakukan pendalaman di enam lokasi tanah investasi Kampoeng Kurma. Pendalaman tersebut, dalam rangka mendalami aset-aset yang digunakan pendiri Kampoeng Kurma dari uang 2.000 nasabah.

"Besok Selasa (1/12), Bareskrim akan melakukan penyelidikan di enam lokasi," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/11).

Menurut Awi selain menelusuri aset dari uang nasabah, penyidik juga akan memeriksa saksi pemilik lahan yang disewa, kepala desa, kepala dinas pengembangan modal, dan pelayanan terpadu satu pintu.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigjen Helmy Santika menyebut, sampai saat ini penyidik memang belum melakukan penyitaan aset. Pasalnya, pembukuan dari jumlah aset dan uang nasabah milik Kampoeng Kurma tidak dikelola dengan baik penataannya.

"Masih dalam penyidikan, masih didalami," tutur Helmy saat dikonfirmasi, Senin (30/11).

Untuk diketahui, Bareskrim Polri mengaku, tengah melakukan penelusuran aset guna mengumpulkan alat bukti dugaan investasi bodong PT Kampoeng Kurma Group.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono menyatakan, terdapat 2.000 nasabah yang merasa tertipu dalam investasi itu. Kemudian, dari ribuan nasabah terkumpul uang senilai Rp333 miliar.

Awi menyatakan, uang itu sudah dikumpulkan sejak 2017 hingga awal 2020. Namun, rencana pembangunan di Kampoeng Kurma belum hanya berjalan sedikit.

Sponsored

"Kemudian ditemukan juga ada sekitar enam lokasi kavling yang tersebar mulai dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Lebak dan juga Kabupaten lainnya. Jadi banyak hal dipalsukan oleh PT Kampoeng Kurma Group ini," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/11).

Menurut Awi, pemiliknya menawarkan 4.248 kavling kepada nasabah dengan sarana dan prasarana serta bonus pohon kurma. Penawaran tersebut ditawarkan melalui label, iklan dan promosi penjualan barang.

Berita Lainnya