sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polri tidak lagi paling banyak diadukan ke Ombudsman

Laporan tertinggi adalah sektor pertanahan sedangkan dari sisi institusi adalah pemda.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Selasa, 17 Des 2019 13:19 WIB
Polri tidak lagi paling banyak diadukan ke Ombudsman
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 116871
Dirawat 37530
Meninggal 5452
Sembuh 73889

Laporan masyarakat terkait kinerja penegakkan hukum masih tinggi. Aduan itu, meliputi kinerja aparat kepolisian, Kejaksaan Agung (Kejagung), Mahkamah Agung (MA), dan lembaga pemasyarakatan.

Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Ninik Rahayu, mengatakan, laporan tertinggi yang diadukan terkait dengan penundaan berlarut, aparat yang tidak kompeten, dan penyalahgunaan kewenangan.

"Laporan kepada Ombudsman sejak berdiri (tahun) 2000 sampai 2018 institusi tertinggi yang dilaporkan masyarakat adalah kinerja pelayanan publik yang dilakukan oleh kepolisian. Tetapi, di 2019 ini, dia dinomor dua. Tertinggi adalah sektor pertanahan sedangkan dari sisi institusi adalah pemda," kata Ninik kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (17/12).

Dalam data yang dirilis Ombudsman, 41,03% laporan yang diterima Ombudsman pada 2019 terkait dengan pemerintahan daerah. Sedangkan persentase laporan terkait kepolisian sebesar 13,84%. Jumlah laporan yang diterima Ombudsman pada 2019 sebesar 11.087, meningkat dari 10.985 lapora pada 2018.

Sponsored

Untuk kepolisian, terbanyak yang dilaporkan adalah penundaan kasus dan penyimpangan prosedur. Sementara terkait demonstrasi May Day, 21-23 Mei, dan unjuk rasa di September lalu,  Ombudsman menemukan empat hal, yaitu perencanaan, cara bertindak, penanganan korban, dan penanganan anak. "Dari empat hal itu, ada maladministrasi di penanganan, yaitu tidak kompeten, penyimpangan prosedur, dan diskriminatif," ucap dia.

Menanggapi temuan itu, Kabag Yanmas Robinopsnal Bareskrim Polri Kombes Hari Sarwono, mengatakan temuan ORI akan menjadi acuan lembaganya untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya penegakan hukum.

"Jadi modal kami di 2020. Polri akan semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," jelas dia.

Berita Lainnya