sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Presiden ingin jajarannya mulai fokus persoalan di luar Covid-19

Kebutuhan masyarakat di luar Covid-19 wajib juga dipenuhi.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Minggu, 02 Agst 2020 13:07 WIB
Presiden ingin jajarannya mulai fokus persoalan di luar Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 130718
Dirawat 39017
Meninggal 5903
Sembuh 85798

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga kini masih terus memberikan arahan demi arahan ihwal penangan Covid-19 kepada jajarannya. Hal tersebut, disampaikan oleh Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Brian Sri Prahastuti.

Hanya saja, di masa adaptasi kebiasaan baru kali ini, Presiden Jokowi, ingin jajarannya mulai dapat memikirkan public service lain di luar penangan Covid-19, karena hal itu juga diperlukan.

"Bukan berarti pengawasan yang kurang intensif, maksud saya adalah pertemuan-pertemuan di tingkat nasional untuk membahas ini tidak seintensif sebelumnya. Artinya apa? Karena kami sadar banyak persoalan-persoalan lain yang harus kami atasi juga," kata Brian dalam sebuah diskusi daring, Minggu (2/8).

Brian mengatakan, Presiden Jokowi berpandangan kalau akhir pandemi Covid-19 masih belum bisa dipastikan. Melihat hal itu, Presiden tidak ingin kementerian dan lembaga fokus Covid-19, sementara kebutuhan masyarakat lainnya dinomorduakan.

Sponsored

Bagi Presiden Jokowi, lanjut Brian, kebutuhan masyarakat di luar Covid-19 wajib juga dipenuhi, lantaran itu semua menjadi suatu hak bangsa. Oleh karenanya, diperlukan upaya yang optimal kembali.

"Sekarang harus seimbang. Misalnya, dalam konteks kesehatan saja kan, urusan kami bukan hanya masalah penangan Covid-19. Misalnya, ada persalinan ibu hamil, ini tidak bisa ditunda. Layanan KB, pemberian imunisasi tidak bisa ditunda," tandasnya.

Lebih jauh, Brian menegaskan, arahan seperti ini bukan berarti Presiden Jokowi mengendurkan penanganan Covid-19. Siasat demi siasat terus digalakkan karena Presiden Jokowi paham kasus positif virus Covid-19 di Tanah Air semakin bertambah. Hingga kini kasus sudah menembus lebih dari 100.000.

Berita Lainnya