sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Dewan Pengawas KPK harus jadi garda terdepan

Pihak-pihak yang ingin melemahkan KPK, bisa berasal dari luar maupun dari dalam KPK sendiri.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 11 Nov 2019 11:32 WIB
Dewan Pengawas KPK harus jadi garda terdepan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih untuk tidak menerbitkan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang atau Perppu KPK. Namun, Jokowi tetap membentuk Dewan Pengawas KPK,

Anggota Komisi Pengawas PERADI Pusat, Kaspudin Nor pun mengingatkan, agar penunjukkan Dewan Pengawas tidak dilakukan secara asal. 

Kaspudin bilang, penunjukkan Dewan Pengawas yang serampangan justru akan menjadi bumerang bagi Jokowi dan KPK. Apabila Dewan Pengawas tidak diisi oleh orang yang berintegritas untuk melawan korupsi, dikhawatirkan bakal melemahkan lembaga antirasuah tersebut. 

"Masyarakat tidak apriori dengan berpikiran bahwa Dewan Pengawas KPK hanya dewan yang basa-basi. Oleh karena itu, dewan pengawas juga harus bisa membantu KPK, agar tetap berintegritas penuh. Integritas dalam pengertian bekerja sebagaimana latar historis pembentukannya dan ekspektasi publik yang sesungguhnya masih amat tinggi," kata Kasupdin kepada Alinea.id pada Senin (11/11).

Mantan Komisioner Komisi Kejaksaan RI ini juga mengingatkan kalau, KPK harus bermitra dengan semua lembaga penegakan hukum. Dewan Pengawas juga harus terus-menerus mengingatkan KPK, agar tidak tunduk pada siapa pun yang ingin melemahkan institusi.

"Dewan pengawas harus menjadi garda terdepan untuk menjaga pihak-pihak yang ingin melemahkan KPK. Baik pelemahan dari luar maupun dari dalam tubuh KPK sendiri," ujar Kaspudin.

Menurut Kaspudin, para komisioner KPK tidak boleh membawa-bawa keberpihakan pada institusi dari mana mereka berasal. Begitu pula, publik tidak melihat asal mereka, sehingga tidak menakar seberapa jauh mereka menjaga marwah KPK.

"Karena itu, jika KPK malah melemah dan terus melemah. Sebab Dewan Pengawas bisa saja mengeluarkan rekomendasi agar lembaga antirasuah ini dibubarkan," katanya.

Sponsored

Kaspudin meyakini Presiden Jokowi memiliki niat untuk memperkuat KPK dan menunjuk dewan pengawas dari kalangan profesional. Ini sebagai upaya Presiden Jokowi memulihkan kepercayaan khalayak akan keseriusan Jokowi dalam memberantas korupsi.

"Presiden tentu tahu bagaimana tingginya skeptisisme publik terhadap komitmen pemerintah. Bahkan Presiden dalam memberantas korupsi. Skeptisisme itu sangat luar biasa saat ini," pungkasnya.