sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Presiden Jokowi dorong para difabel ukir prestasi

Seluruh warga Indonesia harus percaya diri meski memiliki kekurangan masing-masing. 

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Senin, 03 Des 2018 14:23 WIB
Presiden Jokowi dorong para difabel ukir prestasi

Presiden Joko Widodo mendorong para difabel untuk terus mengasah diri dan meraih prestasi di bidang masing-masing. Jokowi pun menyampaikan apresiasinya atas prestasi-prestasi yang telah diraih para difabel Indonesia selama ini.

"Prestasi yang gemilang dari anak-anak tersebut, saya pastikan bisa terjadi karena semangat juangnya, bisa terjadi karena kerja kerasnya, bisa terjadi karena kreativitasnya," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Lapangan Parkir Mall Summarecon, Bekasi, Senin (3/12).

Jokowi mengatakan, seluruh warga Indonesia harus percaya diri meski memiliki kekurangan masing-masing. Jokowi berharap, seluruh warga bekerja keras dan terus melakukan inovasi untuk meraih prestasi.

Jokowi mengatakan, disabilitas bukanlah halangan untuk megukir prestasi. Dia pun menyebut sejumlah difabel berprestasi, seperti Krisnawati Utami, difabel yang menjadi menjadi duta komite penyandang disabilitas PBB tahun 2018.

Kemudian ada Siti Aisyah yang sukses dengan bisnis online-nya, Surya Sahetapi penggerak komunitas handituli, maupun Fahmi Husain yang berhasil meraih penghargaan desain terbaik.

"Ini semangat-semangat seperti ini yang harus kita tumbuhkan. Semangat-semangat seperti ini yang harus terus ditingkatkan," kata Presiden Jokowi.

Jokowi juga mengajak seluruh pihak, untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Dia menjanjikan pemerintahannya akan terus mendorong pembangunan fasilitas yang ramah bagi difabel.

Hal serupa disampaikan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. Dia mengimbau penyandang disabilitas agar tak merasa menjadi warga negara kelas dua di Indonesia. 

Sponsored

"Sebab Pemerintah Indonesia telah memperlihatkan komitmennya akan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas demi keberlangsungan hidup mereka," katanya saat membuka peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Summarecon Mal Bekasi, Minggu (2/12).

Menurutnya, komitmen tersebut ditunjukkan dengan pengesahan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Disabilitas, yang membahas sekitar 24 hak bagi penyandang disabilitas.

Setelah Undang-Undang tersebut terbit, kata Agus, hal terpenting adalah implementasinya di masyarakat. Seluruh pihak, kata dia, harus mampu mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas.

"Kami ajak semua pihak bersama mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi saudara penyandang disabilitas agar bisa hidup lebih sejahtera, mandiri, dan nyaman tanpa diskriminasi. Harus muncul gerakan inklusi di Indonesia. Semua lini harus memastikan keterlibatan dari dan bagi penyandang disabilitas," katanya.

Agus menyebutkan, prestasi membanggakan atlet-atlet penyandang disabilitas pada gelaran Asian Para Games 2018, membuktikan bahwa para difabel pun mampu dan sanggup meraih prestasi membanggakan saat mendapatkan kesempatan dan kepercayaan.

"Maka semestinya hak-hak lain bagi penyandang disabilitas pun dipenuhi dan dipastikan multisektoral turut mendukungnya," katanya. (Ant)

Berita Lainnya