sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Harlah ke-95, Presiden: NU terus berkontribusi memperkuat kehidupan bangsa

Setelah kemerdekaan, NU meneruskan kontribusinya dengan turut mengisi pembangunan negara.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Minggu, 31 Jan 2021 10:07 WIB
Harlah ke-95, Presiden: NU terus berkontribusi memperkuat kehidupan bangsa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan peran Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus bergerak dan berkontribusi dalam memperkuat kehidupan bangsa dan memajukan peradaban dunia. Hal tersebut, disampaikan secara daring dalam peringatan Harlah NU ke-95, pada Sabtu (30/1).

"Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun, Milad yang ke-95 untuk NU. Semoga Allah SWT senantiasa merahmati dan memberkahi NU serta warga Nahdliyin di seluruh dunia. Mari kita dukung NU agar bergerak dan terus berkontribusi memperkuat kehidupan bangsa Indonesia dan memajukan peradaban dunia dengan spirit Islam Nusantara yang rahmatan lil alamin," ujarnya.

Presiden mengatakan sejak sebelum Indonesia merdeka, NU telah memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai kemerdekaan. Setelah kemerdekaan, organisasi ini meneruskan kontribusinya dengan turut mengisi pembangunan negara.

"Kita semua bersyukur, alhamdulillah, dan berterima kasih kepada NU yang senantiasa konsisten membela Pancasila, membela Bhinneka Tunggal Ika, membela Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," bebernya.

Jokowi menambahkan, di tengah perubahan dan tantangan zaman yang semakin kompleks, NU juga berada di garda terdepan dalam membela kepentingan bangsa dan negara.

"Kita semua melihat bukti NU berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menggerakkan semangat nasionalisme, dan semangat toleransi serta dalam melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme," tuturnya.

Presiden berharap, agar peran strategis para kiai, ibu nyai, dan santri NU yang bersama-sama seluruh pemangku kepentingan bangsa ikut membangun masa depan Indonesia dapat terus berlanjut. 

Apalagi, di saat bangsa Indonesia tengah menghadapi tantangan era revolusi industri jilid keempat dan kompetisi global yang harus dilalui bersama-sama demi keberlangsungan bangsa dan kemajuan umat.

Sponsored

"Saya bangga menyaksikan para nahdliyin muda, para santri berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis pesantren," ujarnya.

Setiap mengunjungi pesantren-pesantren, imbuh Presiden, dirinya merasakan optimisme karena melihat para santri tidak hanya paham ilmu agama tetapi juga memiliki semangat kewirausahaan.

"Bahkan, saat ini para santri sudah melek digital dan tidak sedikit yang menjadi pelopor teknologi informasi yang bisa membawa manfaat nyata bagi negara ini," pungkasnya.

Berita Lainnya
×
tekid