sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Presiden Jokowi: Turunkan kurva Covid-19 di bulan Mei dengan cara apa pun

Presiden Jokowi meminta seluruh jajarannya bekerja keras untuk mencapai target tersebut.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Rabu, 06 Mei 2020 13:48 WIB
Presiden Jokowi: Turunkan kurva Covid-19 di bulan Mei dengan cara apa pun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28818
Dirawat 18205
Meninggal 1721
Sembuh 8892

Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya agar berupaya keras mengejar target penanganan Covid-19. Dia menginginkan kurva kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan pada bulan ini.

"Target kita di bulan Mei ini harus betul-betul tercapai sesuai target yang kita berikan, yaitu kurvanya sudah harus turun. Masuk posisi sedang bulan Juni, dan bulan Juli masuk posisi ringan. Dengan cara apapun," ujar Presiden dalam arahan di Sidang Kabinet Paripurna yang digelar virtual dari Istana Merdeka Jakarta, Rabu (6/5).

Karena itu, Jokowi memerintahkan semua menteri, kepala lembaga, juga Panglima TNI dan Kapolri, agar mengerahkan segala energi dan kekuatan yang dimiliki untuk mengendalikan penyebaran virus corona. Meski demikian, Presiden mengatakan hal tersebut tak dapat dilakukan hanya oleh aparat pemerintah.

Keterlibatan seluruh elemen bangsa, baik jajaran pemerintahan, organisasi sosial, organisasi kemasyarakatan, relawan, parpol, dan sektor swasta, akan berdampak positif untuk mencapai target tersebut.

Presiden menegaskan, pengendalian Covid-19 menjadi fokus kerja utama bangsa Indonesia saat ini.

"Saya yakin jika kita bersatu, kita disiplin menjalankan protokol kesehatan, semua rencana yang lalu sudah kita siapkan, akan bisa mengatasi Covid-19 secepat-cepatnya," kata Presiden.

Hingga Selasa (5/5), jumlah pasien positif terinfeksi coronavirus di Indonesia mencapai 12.071 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 484 kasus dari hari sebelumnya. Ini merupakan penambahan kasus terbanyak.

Dari jumlah total kasus terinfeksi, terdapat 2.197 orang yang telah dinyatakan sembuh. Sementara itu, sebanyak 872 lainnya meninggal dunia. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya