sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pulihkan ekonomi, Jokowi: Saat ini kuncinya sektor kesehatan

Indonesia harus bisa segera melakukan pemulihan perekonomian.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 07 Sep 2020 16:16 WIB
Pulihkan ekonomi, Jokowi: Saat ini kuncinya sektor kesehatan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Jika penularan coronavirus tidak ditangani dengan baik, maka pemulihan ekonomi akan sulit dilakukan.

"Kunci dari ekonomi kita agar baik adalah kesehatan yang baik. Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi kita baik. Artinya, fokus kita tetap nomor satu adalah kesehatan," kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna dengan tema Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi Tahun 2021, yang disiarkan live melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/9).

Mantan Gubernur DKI ini meminta, jajarangan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan TNI/Polri untuk mengoptimalkan penanganan Covid-19. Sehingga, Indonesia bisa segera melakukan pemulihan perekonomian.

"Betul-betul agar yang berkaitan dengan urusan Covid-19 menjadi fokus kita, ekonomi akan mengikuti. Jangan sampai kita urusan kesehatan, urusan Covid-19 belum tertangani dengan baik, kita sudah men-starter, restart di bidang ekonomi. Ini sangat berbahaya," tutur Jokowi.

Sponsored

Dari Sabtu (5/9) hingga Minggu (6/9) pukul 12.00 WIB, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 3.444 kasus. total kasus positif Covid-19 yang terdata di Indonesia telah mencapai 194.109. Lalu, sebanyak 138.575 pasien telah dinyatakan sembuh. Sedangkan, 8.025 pasien meninggal dunia. Ironisnya, serapan anggaran bidang kesehatan masih jauh daripada realisasi penggunaan anggaran lainnya.

Berdasarkan Data Kementerian Keuangan, realisasi penggunaan anggaran sebesar Rp151,25 triliun per 6 Agustus 2020. Dalam program PEN, pemerintah telah mengalokasikan dana untuk kesehatan sebesar Rp87,55 triliun dan perlindungan sosial Rp203,9 triliun.

Kemudian, untuk insentif usaha Rp120,16 triliun dan UMKM Rp123,46 triliun. Sementara itu, untuk pembiayaan korporasi Rp53,37 triliun dan sektoral K/L serta pemda Rp.106,11 triliun. Per 6 Agustus 2020, realisasi penggunaan anggaran baru mencapai Rp151,25 triliun atau setara 21,75 persen dari pagu Rp695,2 triliun.

Berita Lainnya