sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Puluhan penambang tertimbun longsor, lima orang meninggal

Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Pongkor, Bogor, Jawa Barat.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Selasa, 14 Mei 2019 08:15 WIB
Puluhan penambang tertimbun longsor, lima orang meninggal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 244676
Dirawat 57796
Meninggal 9553
Sembuh 177327

Puluhan penambang emas tanpa izin tertimbun longsor di Gunung Pongkor, Desa Bantar Karet, Kabupaten Bogor. Lima penambang di antaranya ditemukan meninggal di dalam lubang galian.

"Struktur tanah yang labil serta hujan deras yang terus-menerus mengakibatkan tanah longsor di Gunung Pongkor," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa (14/5).

Menurutnya, upaya pencarian dan pertolongan telah dilakukan. Tim pencari telah menemukan delapan korban, lima di antaranya dalam keadaan meninggal. 

Petugas dan aparat setempat belum mengetahui identitas para korban meninggal. Adapun identitas tiga korban selamat adalah Uus (35 tahun), warga Desa Bantar Karet; Dede (30), warga Desa Cisarua, dan Dika (24), warga Desa Cisarua.

"Puluhan penambang lain yang tertimbun belum ditemukan. Tim pencarian dan pertolongan mengalami kesulitan karena lokasi longsor yang sangat curam dan ada di kaki gunung," jelas Sutopo.

Kasubag Humas Polres Bogor, Jawa Barat AKP Ita Puspita Lena mengatakan, longsor yang terjadi pada Minggu (12/5) dini hari itu dipicu hujan deras di kawasan tersebut. Hingga petugas melakukan proses evakuasi, hujan deras masih terus mengguyur lokasi tersebut. 

Menurut Ita, tim pencari akhirnya menghentikan proses pencarian pada Senin (13/5) sore. Selain karena guyuran hujan deras yang turun, pencarian dihentikan karena tak ada lagi laporan kehilangan dari masyarakat setempat. 

"Dengan pertimbangan cuaca yang tidak mendukung, hujan deras dan di lokasi rawan terjadinya longsoran susulan, proses pencarian serta evakuasi tidak bisa dilaksanakan," kata Ita menerangkan. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya