sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Puncak arus balik, Korlantas Polri siapkan 109 check point

Korlantas Polri antisipasi masuknya 1,5 juta pemudik ke Jabodetabek.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Sabtu, 15 Mei 2021 15:26 WIB
Puncak arus balik, Korlantas Polri siapkan 109 check point

Puncak arus balik Lebaran 2021 akan terjadi pada akhir pekan ini. Diprediksi akan ada 1,5 juta pemudik kembali ke Jabodetabek. Merujuk data Kementerian Perhubungan, 1,5 juta pemudik tersebut berasal dari wilayah di pulau Jawa dan Sumatra.

“Puncak arus balik diprediksi mulai hari ini (Sabtu) sampai besok (Minggu) karena Senin masyarakat sudah mulai masuk kerja,” ujar Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/5).

Kakorlantas akan mengantisipasi mobilisasi kendaraan roda empat dan roda dua di jalur tol dan arteri yang menuju ke Jabodetabek. Kakorlantas akan mengalihkan truk-truk besar bersumbu tiga ke jalur arteri demi memperlancar arus balik.

“Untuk truk sumbu 3 keatas yang melalui jalan tol perlu dilakukan diskresi kepolisian pengalihan truk sumbu tiga ke atas melalui jalur arteri/non tol mulai dari Semarang sampai jakarta dari siang ini,” ucapnya.

Korlantas bersama Satgas Covid-19 telah menyiapkan 109 titik check point untuk memeriksa seluruh pengendara yang memasuki wilayah Jabodetabek. Semua pengendara harus membawa surat negatif hasil swab antigen atau PCR swab test.

Untuk pengendara yang tidak membawa surat bebas Covid-19, akan diikuti dalam kebijakan random test (tes acak) dengan rapid test antigen. Sebanyak 109 titik check point, 26 rest area dan gerbang tol, serta 83 di titik jalur arteri jalan nasional dari Jawa dan Sumatra menuju Jakarta telah disediakan lokasi rapid test antigen.

Arus balik dari wilayah Sumatra juga menjadi fokus titik check point, karena kasus Covid-19 di wilayah tersebut cenderung naik. Jika hasil rapid test antigen dalam random test menunjukkan positif, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.  Ia juga meminta seluruh jajarannya melakukan pengawasan dengan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait.

Sebelumnya, enteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, mandatory test (tes wajib) diberlakukan di lokasi penyeberangan antara pulau Jawa dan Sumatera, serta antara pulau Jawa dan Bali. Ia pun menyebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin telah memberikan subsidi rapid tes antigen untuk mendukung kebijakan tersebut.

Sponsored

Kementerian Perhubungan akan melakukan mandatory test di beberapa tempat di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. “Kita akan melakukan testing itu baik di kota-kota maupun di rest area, secara khusus kita melakukan penyekatan dalam tanda petik melakukan testing di jalan arteri,” ucapnya.

Berita Lainnya