sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dievakuasi, ratusan WNI ABK MV Westerdam jalani pemeriksaan Covid-19

WNI ABK MV Westerdam rata-rata bertempat tinggal di sekitar Pulau Jawa

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Selasa, 02 Jun 2020 14:30 WIB
Dievakuasi, ratusan WNI ABK MV Westerdam jalani pemeriksaan Covid-19
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Sebanyak 679 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di Kapal Pesiar MV Westerdam dievakuasi dari tengah laut menuju Dermaga JICT-2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (2/6). 

Ratusan ABK tersebut kemudian langsung menjalani protokol kesehatan Covid-19 seperti penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas berpakaian hazmat.

Setibanya di Dermaga JICT-2, Tim Satgas sesegera mungkin menyemprot ABK dan barang bawaannya dengan disinfektan.

Untuk barang bawaan diwajibkan melewati pemeriksaan X-Ray dari Tim Bea Cukai. Bahkan, turut menghadirkan pemeriksaan K-9/Anjing Pelacak Pom Lantamal III Jakarta.

Kapal Pesiar MV Westerdam berbendera Belanda, sebelumnya dari Filipina kemudian menuju Jakarta dengan menggunakan tunderboat. Evakuasi ini dilakukan pengawasan dan pengamanan langsung oleh Tim Satgas.

Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto selaku Dansatgas mengatakan, pengawasan dan pengamanan langsung dilakukan Tim Satgas.

“679 ABK rata-rata bertempat tinggal di sekitar Pulau Jawa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6).

Para ABK, kata dia, dinaikkan ke bus dan diantarkan ke hotel untuk menjalankan serangkaian pemeriksaan. Dari 679 ABK dengan rincian 634 berjenis kelamin laki-laki dan 45 perempuan akan mengikuti tes PCR/swab test di hotel tersebut.

Sponsored

“Seperti biasanya apabila hasil test positif akan dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran. Dan, bila negatif akan diantarkan melalui pengurusan persyaratan berlakunya PSBB baik di Jakarta maupun di tempat tujuan masing-masing pihak agen,” tutur Hermanto.

Sementara itu, pemimpin tes kesehatan dokter Jefri Hasibuan Simbolon mengatakan, pemeriksaan swab test ini bakal lebih akurat hasilnya dibandingkan dengan rapid test.

“Untuk mengetahui hasilnya swab test saat ini antara 2-3 hari saja, baru bisa dipastikan negatif atau positif," ucapnya.

Pelaksanaan evakuasi juga dihadiri Wakil Dansatgas Kolonel Marinir Beny Sarana, Dansat Kopaska Armada I Kol Laut (P) Johan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre, Wakili Deplu Yudha, Syahbandar, KSOP, Imigrasi, Bea Cukai, hingga pihak agen kapal. 

Berita Lainnya