sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pasir laut Banten dikeruk untuk reklamasi

Reklamasi Teluk Jakarta dan Badara Soekarno Hatta akan mengeruk jutaan meter kubik pasir laut dari Banten.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Rabu, 17 Jul 2019 23:29 WIB
Pasir laut Banten dikeruk untuk reklamasi

Reklamasi Teluk Jakarta dan Badara Soekarno Hatta akan mengeruk jutaan meter kubik pasir laut dari Banten.

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan ratusan juta meter kubik pasir laut untuk dikeruk. Pasir tersebut akan digunakan untuk rencana reklamasi atau pengurugan yang dilakukan di wilayah provinsi Banten dan Teluk Jakarta. 

Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Banten, Helmy Nuddin Zein mengatakan pengerukan akan dilakukan di empat daerah, yakni pesisir Pontang, Tirtayasa, Pulo Merak dan Pulo Ampel.

"Pasir kan akan datang kembali. Ada kebutuhan arah untuk perluasan Bandara Soekarno-Hatta dan Teluk Jakarta ya kan, ini kita harus fasilitasi, kalau misalkan ini lebih besar manfaatnya ya dipersilakan," kata Helmy saat acara dengar pendapat dengan aktivis lingkungan bersama dengan Pansus rancangan Peraturan daerah (Rapeda) tentang Rencana Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) 2018-2038 di Aula DPRD Banten, Rabu (17/7).

Pengerukan di empat daerah ini akan diproyeksikan untuk kebutuhan rencana perluasan Bandara oleh PT Angkasa Pura II (Persero), seluas 2.000 hektare, ketebalan rata-rata 5 meter dibutuhkan 100 juta meter kubik pasir.

Kemudian, rencana lanjutan reklamasi Teluk Jakarta seluas 2.500 Ha dengan ketebalan 37,5 juta meter kubik. Selanjutnya, kebutuhan rencana kegiatan reklamasi di wilayah Industri di Kecamatan Bojonegara, Pulo Ampel, Pulo Merak seluas 750 Ha dengan ketebalan rata-rata 5 meter dibutuhkan pasir laut 37,5 juta meter kubik.

"Ada daerah yang dibangun ada yang dirusak. Itu hanya perkiraan kita yang berjalan kan kemarin dibutuhkan untuk Teluk Jakarta," katanya.

Untuk diketahui, selama ini, untuk memenuhi kebutuhan pasir 3,5 miliar meter kubik ‎itu, pihak pengembang reklamasi Teluk Jakarta telah menyedot pasir di Kepulauan Seribu. Memang, Banten bukan satu-satunya tetangga Ibu Kota yang memasok pasir untuk megaproyek tersebut. Pasokan pasir juga didatangkan dari Provinsi Jawa Barat, Lampung, dan Bangka Belitung.

Sponsored