logo alinea.id logo alinea.id

Ratusan pemilih ganda Pemilu 2019 ditemukan di Kediri

Bawaslu Kota Kediri juga menemukan adanya pemilih yang tidak memenuhi syarat. Misalnya, ada yang sudah meninggal dunia, tapi masih terdata.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Kamis, 11 Okt 2018 12:15 WIB
Ratusan pemilih ganda Pemilu 2019 ditemukan di Kediri

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri, Jawa Timur, menemukan sekitar 200 daftar pemilih ganda. Temuan tersebut terungkap usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kediri menetapkan daftar pemilih tetap menjelang Pemilu 2019.

“Kami menemukan ada DPT ganda sekitar 200 pemlih. Kami sudah lakukan pemantauan lagi langsung ke bawah, PPK," kata Ketua Bawaslu Kota Kediri, Mansyur di Kediri, Jawa Timur, pada Kamis, (11/10).

Mansyur mengatakan, temuan daftar pemilih ganda itu tersebar di seluruh daerah Kota Kediri, salah satunya Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kediri. Pihaknya berhasil mengungkap setelah dilakukan pengecekan satu per satu daftar pemilih tersebut.

Selain DPT ganda, Bawaslu Kota Kediri juga menemukan adanya pemilih yang tidak memenuhi syarat. Misalnya, ada yang sudah meninggal dunia, tapi masih terdata. Saat ini, Bawaslu masih terus melakukan pemantauan lagi, agar daftar pemilih di Pemilu 2019 bisa lebih valid.

"Yang TMS harus dicoret termasuk yang meninggal dunia. Makanya, kami membuat posko penerimaan pengaduan," katanya.

Lebih lanjut, Mansyur mengatakan, pihaknya belum mengetahui pasti mengapa hingga kini masih ada temuan DPT ganda. Padahal KPU Kota Kediri sudah menetapkan daftar pemilih. Dugaan Mansyur kemungkinan karena sistem. Saat menghapus data ternyata tetap muncul lagi. 

Karena itu, ia berharap data yang masuk dalam sistem bisa valid, sehingga tingkat partisipasi masyarakat di Pemilu 2019 bisa lebih baik lagi.

“Ini sebenarnya kembali ke sistem. Jadi pengalaman kami ketika sudah 'entri' data, dihapus, tapi muncul lagi. Jadi, sekarang ini disisir terus, nanti dicoret satu per satu. Intinya, kami meminimalisasi jumlah DPT yang TMS agar datanya semakin akurat," ujarnya.

Sponsored

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Kediri, Anis Iva Permatasari, mengakui sudah menerima kiriman daftar pemilih dari pusat, sehingga bisa terus dilakukan pencermatan daftar pemilih tersebut. KPU juga mendata terdapat daftar pemilih ganda di Kota Kediri, yang jumlahnya lebih dari 200 pemilih.

"Ada kiriman dari KPU RI yang hasil pencermatan bersama dengan Bawaslu RI dan dirjen dukcapil. Untuk DPT ganda, sebelumnya ada sejumlah 262 pemilih dan sudah kami tindaklanjuti dan ditetapkan 13 September lalu," ucap Anis.

Seperti diketahui, di Kota Kediri jumlah pemilih mencapai 201.391 pemilih yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kota, Mojoroto, serta Pesantren. Pemilih laki-laki terdapat 98.841 pemilih, sedangkan yang perempuan mencapai 102.550 orang. (Ant)

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Cara buzzer bekerja dan alarm bahaya di baliknya

Selasa, 15 Okt 2019 20:42 WIB
Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Riwayat Stasiun Gambir, dahulu jadi tumpuan

Senin, 14 Okt 2019 21:28 WIB
Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Denny Siregar: Saya bekerja tanpa komando

Sabtu, 12 Okt 2019 07:57 WIB