sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Rawan Covid-19, kepala daerah mesti cegah warganya berlibur

Forkopimda dianggap gagal jika terjadi lonjakan kasus usai libur panjang pada akhir Oktober.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Jumat, 23 Okt 2020 07:47 WIB
Rawan Covid-19, kepala daerah mesti cegah warganya berlibur
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 569.707
Dirawat 81.669
Meninggal 17.589
Sembuh 470.449

Kepala daerah diminta mengimbau masyarakat tidak berwisata dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat libur panjang, akhir Oktober 2020. Dorongan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melalui surat edaran (SE) nomor 440/5876/SJ guna mencegah penyebaran coronavirus baru (Covid-19).

"Surat edaran ini tolong dapat diterima dan sekaligus diterjemahkan kembali. Semua kembali kepada local wisdom, karakteristik wilayah masing-masing. Ini silakan mengambil (keputusan) dengan rapat Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah)," katanya, mencuplik situs web Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bekas Kapolri itu mengingatkan, kesuksesan menekan penularan Covid-19 saat libur panjang dipengaruhi kekompakan Forkompimda.

"Kalau nanti di media muncul kerumunan, (ada) yang tidak bisa menjaga jarak, teman-teman Forkopimda daerah itu dapat dikatakan gagal, tidak kompak. Kira-kira begitu," tuturnya.

Sponsored

Karenanya, Forkopimda diminta melakukan rapat untuk mengidentifikasi potensi kerawanan penularan. Kemudian, mengaktifkan kembali mekanisme pertahanan pengendalian Covid-19. "Antisipasi, identifikasi, dan lakukan koordinasi dengan semua stakeholder, hotel, restoran, tempat wisata, dan lain-lain," serunya.

Tito pun meminta pemerintah daerah (pemda) mengantisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi saat libur panjang, khususnya bencana hidrometeorologi. Pangkalnya, menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem akan wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian wilayah timur Indonesia.

"Persiapkan diri, lingkungan dari potensi bencana hidromet. Berdasarkan prediksi BMKG, banjir-longsor yang sudah terjadi di beberapa tempat," tandasnya.

Untuk apa dan siapa wacana klasifikasi SIM C?

Untuk apa dan siapa wacana klasifikasi SIM C?

Sabtu, 05 Des 2020 16:12 WIB
Geliat staycation pengusir penat

Geliat staycation pengusir penat

Jumat, 04 Des 2020 16:55 WIB
Berita Lainnya