sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

RI kembali kirim 2.000 tabung gas oksigen ke India

Batuan tersebut merupakan wujud komitmen menjaga persahabatan antara RI-India.

Fathor Rasi
Fathor Rasi Senin, 31 Mei 2021 11:10 WIB
RI kembali kirim 2.000 tabung gas oksigen ke India

Pemerintah Indonesia kembali mengirimkan 2.000 tabung gas oksigen ke India untuk penanganan Covid-19. Ini merupakan bantuan tahap kedua setelah sebelumnya melepas sebanyak 1.400 tabung dari total 3.400 tabung yang bakal disalurkan.

“Bantuan ini merupakan tahap kedua setelah pengiriman 10 Mei lalu. Insya Allah saudara-saudara kita di India bisa mendapatkan manfaat dari bantuan saudaranya di Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengutip laman Setkab, Senin (31/5).

Bantuan ini, lanjut Airlangga, merupakan wujud komitmen Indonesia dalam menjaga persahabatan antara kedua negara. "Semoga menjadi spirit internasional agar kita menjadi bangsa yang mendorong multilateralisme,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini.

Hal ini, lanjut Airlangga, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa untuk menangani pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi dubutuhkan kerjasama. "Kita bergerak dalam satu orkestrasi yang sama dan tujuan yang sama. Hari ini solidaritas gotong royong ditunjukkan," ungkapnya.

Sponsored

Solidaritas dan kerja sama dalam penanganan pandemi antara Indonesia dan India bukan hal baru. Sebelumnya pemerintah India memberikan dukungan ekspor bahan baku obat bagi Indonesia saat status pandemi mulai ditetapkan. Sementara Indonesia juga telah mengirimkan bantuan berupa 200 unit oksigen konsentrator pada tanggal 12 Mei lalu.

Untuk diketahui, terdapat sejumlah industri dan asosiasi yang berkontribusi dalam pengiriman bantuan tahap kedua ini antara lain Asosiasi Gas Industri Indonesia, PT Samator, Sinar Mas, PT Indofood, PT Agung Sedayu Group, Yayasan Bakti Barito (COVID-19 Relief Bakti Barito),  PT. First Resources, PT. Inti Sumber Baja Sakti, PT. Asia Pacific Rayon, Asosiasi Pertekstilan Indonesia, PT Indorama Group, dan PT Aneka Gas Industri Tbk.

Berita Lainnya