sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ribuan personel kawal aksi BEM SI di depan Istana

Polisi tidak menyiapkan rekayasa lalu lintas menghadapi aksi demonstrasi ini.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 21 Okt 2019 13:16 WIB
Ribuan personel kawal aksi BEM SI di depan Istana
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 502.110
Dirawat 63.722
Meninggal 16.002
Sembuh 422.386

Ribuan personel gabungan dari TNI dan Polri telah disiapkan untuk mengamankan aksi demonstrasi yang akan dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia. 

Para mahasiswa rencananya menggelar aksi menuntut penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang pembatalan UU Komisi Pemberantasan Korupsi, di depan Patung Arjuna Wiwaha, persimpangan Jl Thamrin dan Medan Merdeka, dan Istana Negara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan aksi tersebut.

"Sudah kita siapkan pengamanan sebanyak 1.500 personel gabungan," kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (21/10).

Sementara itu Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP M. Nasir, mengungkapkan pihaknya tidak menyiapkan rekayasa lalu lintas menghadapi aksi ini. Arus lalu lintas di sekitar lokasi yang dinilai kondusif, menjadi alasan tak adanya persiapan rekayasa lalu lintas.

“Saat ini tidak ada, normal semua,” ujarnya saat dihubungi.

Selain menuntut penerbitan Perppu KPK, aksi demonstrasi juga dilakukan BEM SI untuk mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, yang baru dilantik pada Minggu (20/10), selama lima tahun ke depan.

Aksi tersebut juga akan menyuarakan tuntutan agar pemerintahan ke depan bukan hanya milik elite dan oligarki, tapi milik rakyat Indonesia.

Sponsored

Seruan aksi itu juga disebarkan di jejaring sosial dan dibenarkan oleh koordinator BEM SI. Namun tidak dapat dipastikan jumlah mahasiswa yang akan hadir dalam aksi tersebut.

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Senin, 23 Nov 2020 16:42 WIB
Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Minggu, 22 Nov 2020 14:48 WIB
Berita Lainnya